Lombok Tengah (harianbumigora.com) – Kebakaran melanda asrama putra Pondok Pesantren Safinatunnaja NW Repok Oat, Desa Pengadang, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah pada pukul 12.00 WITA. Api terlihat membesar dan menghanguskan bangunan asrama dalam waktu singkat. (23/3/2026).
Peristiwa inihz diduga dipicu oleh korsleting listrik yang menyebabkan percikan api dan dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan. Material bangunan yang mudah terbakar turut mempercepat penyebaran api.
Korsleting listrik." Tegas Muzakir, M.Pd salah seorang pembina.
Dalam wawancara, Muzakir juga menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dari kebakaran tersebut.
"Saat kejadian berlangsung, tidak ada santri yang berada di dalam asrama karena seluruh santri sedang menjalani masa libur." Ungkapnya.
Hal ini, lanjut Muzakir membuat proses evakuasi tidak mengalami kendala berarti.
"Proses penanganan cepat karena tidak ada orang di dalam gedung, jadi konsentrasi maksimal. Petugas damkar juga cepat tiba di lokasi." Terang Muzakir.
Selain itu, pemadaman juga berjalan cepat berkat warga sekitar sempat berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Asap tebal terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar akibat bangunan asrama dengan ada 20 kamar santri yang dilalap si jago merah tersebut.
"Kerugiannya sangat besar dikarenakan bangunan ini ada 20 kamar sedangkan santri akan segera masuk sekolah." Muzakir menerangkan.


No comments:
Post a Comment