Showing posts with label UNW Mataram. Show all posts
Showing posts with label UNW Mataram. Show all posts

Thursday

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru, UNW Mataram Gelar PKKMB Bertajuk: "Menulis Sejarah Baru"

Sivitas akademika UNW Mataram saat berfoto bersama peserta PKKMB.


Mataram (harianbumigora.com) -- Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram secara resmi memulai kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2025/2026 melalui acara pembukaan yang di selenggarakan di halaman kampus UNW Mataram pada Rabu (10/9/2025). Kegiatan tersebut diagendakan selama tiga hari dan berakhir pada Jumat 12 September 2025 yang bertemakan “Aksara Muda UNW Mataram: Menulis Sejarah Baru.”


Hadir dalam acara Ketua Senat UNW Mataram, TGH. Lalu Gede M. Ali Wirasakti Amir Murni, Lc., MA., Rektor UNW Mataram H. Lalu Gede Muhammad Syamsul Mujahidin, SE., M. Pd., beserta jajaran pimpinan dan dosen di lingkup UNW Mataram. Turut di undang sebagai pengisi materi Perwakilan Datasemen Khusus (Densus) 88 serta para perwakilan undangan dari Polda NTB, OMBUDSMAN NTB, dan beberapa unsur pemerintah daerah provinsi NTB termasuk perwakilan gubernur NTB.


Dalam sambutannya Rektor UNW Mataram, H. Lalu Gede Muhammad Syamsul Mujahidin, SE. M.Pd menyampaikan bahwa mahasiswa baru adalah generasi penerus yang akan memulai langkahnya dan akan menyiapkan diri melalui UNW Mataram dengan bekal ilmu, akhlak, iman, dan takwa dalam rangka meneruskan perjuangan para pendahulu mewujudkan cita-cita kemerdekaan yaitu menjaga tumpah darah bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, termasuk ikut melaksanakan ketertiban dunia.


“Kalian adalah aksara-aksara muda yang akan mengukir makna lewat ilmu, akhlak, iman dan takwa untuk pengabdian. Di kampus ini, kalian ditempa menjadi insan berilmu, berjuang, dan bertakwa - tiga pilar utama perjuangan Nahdlatul Wathan - untuk Ummat, negara dan bangsa.” tegasnya.


Rektor juga mengutip pesan pendiri Nahdlatul Wathan sekaligus pendiri UNW Mataram yang merupakan pahlawan nasional asal Nusa Tenggara Barat Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, tentang betapa menuntut ilmu itu penting, sebagaimana adalah penting untuk menghormati guru, serta menjaga gelar akademik -  mengamalkan ilmu -  agar manfaat bagi  agama maupun masyarakat. Amanat dari pendiri ini tegas Rektor, hendaknya menjadi pengingat agar mahasiswa selaku harapan bangsa tidak sekedar mengejar gelar duniawi untuk diri sendiri, tetapi juga menanamkan ke dirinya nilai-nilai moral maupun spiritual sehingga mampu memberi dampak positif bagi orang lain.


"Kalian adalah harapan masa depan negeri ini." Tegasnya.


Rektor juga mengingatkan bahwa tugas mahasiswa bukan sekadar hadir di kelas dan mengerjakan tugas, melainkan dituntut untuk berpikir kritis, bertanggung jawab, serta membangun jiwa religius, nasionalis, dan humanis agar nantinya mampu mengimplementasikan ilmu yang di dapatnya di tengah-tengah masyarakat.


“UNW Mataram tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga pejuang intelektual yang cinta agama, cinta tanah air, dan cinta kemanusiaan,” ujarnya.


Di akhir sambutan, Rektor berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya dengan cara mengoptimalkan daya kreativitas dan inovasi, serta tidak henti-hentinya melakukan proses transformasi diri kalau ingin mimpi dan cita-citanya tercapai.


“Jangan takut gagal, jangan takut mencoba. Sebab setiap tokoh besar dalam sejarah pernah menjadi aksara muda yang belajar dari jatuh bangun dan perjuangan tanpa henti.” pesannya.


Sementara itu, Densus 88 Polda NTB selaku Nara sumber pengisi materi wawasan kebangsaan memesankan supaya para mahasiswa jangan sampai menjadi korban dari disrupsi digital dan arus globalisasi yang berpotensi mengikis kepekaan sosial, toleransi dan kecintaan terhadap sesama anak bangsa sebagai penyebab terjadinya perpecahan, intoleransi bahkan tindakan terorisme, dengan cara memperdalam wawasan dan pengetahuan mengenai nilai-nilai agama dan kebangsaan dalam berproses di UNW Mataram.


"Kami percaya UNW Mataram sebagai kampus yang pendirinya adalah pahlawan nasional mampu menjaga adek-adek dari paham-pahan terorisme yang menimbulkan sikap intoleransi dan perpecahan sesama anak bangsa. Di kampus ini perdalamlah pemahaman agama dan kebangsaan agar kecintaan kepada sesama Ummat dan anak bangsa tidak terkikis." Pesannya. 


Sebagai informasi tambahan, pada tahun akademik 2025/2026 ini,  mahasiswa baru yang mendaftar di UNW Mataram berjumlah 3.525 orang.


Wednesday

Mahasiswa KKN TEMATIK UNW Mataram 2025 Resmi Diterima Oleh Kades Jeringo Kecamatan Gunung Sari

 



Harianbumigora.com -- Mahasiswa KKN Tematik UNW Mataram tahun 2025 serentak di serahkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan di desa berbeda se-pulau Lombok. Di Aula Desa Jeringo kecamatan gunung sari, Penyerahan secara resmi sejumlah 15 orang mahasiswa juga berlangsung hari ini. (Rabu, 6/08/2025).


Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Desa Jeringo, Sahril,SH, Dosen pembimbing Lapangan ( DPL ), Agus Safari, M.Tv, Ketua BPD Desa Jeringo, tokoh agama, tokoh masyarakat, seluruh kepala dusun dan mahasiswa KKN UNW Mataram.



DPL KKN UNW Mataram, Agus Safari, M.Tv mengatakan dalam sambutan nya ucapan terimakasih mewakili civitas akademika UNW Mataram atas di terima nya mahasiswa KKN di desa jeringo.


" Kami Ucapkan banyak terima kepada bapak desa jeringo yang telah menerima adik-adik kami untuk menjalankan salah satu dari tri Darma Perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat"


Dirinya menambahkan Kuliah kerja nyata ini merupakan salah wujud dari implementasi Tri Darma perguruan tinggi yakni Pendidikan, penelitian, pengabdian.


Ia berharap agar mahasiswa bisa menjaga nama baik lembaga, sopan santun dan lebih aktif berinteraksi serta beradaptasi d dengan masyarakat setempat.


Sementara itu, Kepala desa jeringo, Sahril,SH mengatakan terimakasih kami ucapkan kepada Bapak rektor UNW Mataram yang di wakili oleh Dosen pembimbing lapangan KKN UNW Mataram 2025.


Ia berharap, semoga UNW Mataram bisa menjadikan desa jeringo menjadi salah satu desa binaan.


" Kami sangat butuh ide dan kontribusi dari UNW Mataram sebagai bentuk dari kontribusi nyata dari tri darma perguruan tinggi yakni Pengabdian kepada masyarakat kami" ucapnya.

Monday

UNW Mataram Gandeng BAPPEDA NTB Bekali Dosen Pembimbing Lapangan KKN XXXIII: Kolaborasi Menuju Desa yang Berdaya dan Tangguh

 

Kepala BAPPEDA NTB Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si dalam sesi menyampaikan materi pembekalan. 

Mataram, (Harianbumigoracom) — Pagi ini, Pukul 09.00 WITA  Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNW Mataram bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(BAPPEDA) NTB. (Senin, 28 Juli 2025) 


"Agar masyarakat merasakan langsung manfaatnya, KKN tahun ini menggandeng bersinergi dengan BAPPEDA NTB guna mengusung ikut mewujudkan visi-misi pemerintah daerah, mengentaskan kemiskinan dan mewujud NTB Makmur Mendunia. " Ungkap Alimudin, S.Pt., M. Si., Kepala LPPM UNW Mataram. 

Karenanya acara ini diselenggarakan guna memberikan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik-Kolaboratif XXXIII, yang mengusung tema besar "Kolaborasi Menuju Desa Berdaya, Wisata, Berkelanjutan, dan Tanggap Bencana." Tema ini bukan sekadar slogan, tapi mencerminkan arah baru program KKN yang tak hanya bersifat akademik, melainkan juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat., tegas Alimudin. 


Dalam sambutannya, Alimudin juga menegaskan pentingnya sinergi antara kampus, pemerintah, dan warga desa.

Melalui kesempatan tersebut, ia menitikberatkan bagaimana KKN kali ini bukan hanya soal rutinitas tahunan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong transformasi desa secara inklusif dan berkelanjutan.


“Mahasiswa bukan datang membawa solusi instan. Mereka datang untuk belajar, mendengar, dan berkolaborasi bersama bersama seluruh stake holder untuk membangun warga,” ungkap Alimudin.


Hadir pula sebagai pemateri kunci, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si., yang membagikan wawasan tentang arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam konteks pemberdayaan desa dan kesiapsiagaan bencana. Ia mendorong para pembimbing lapangan untuk menjadi penghubung antara gagasan akademik dan kebutuhan riil masyarakat.


“Kalau ingin melihat masa depan NTB, lihatlah desa hari ini. Dan di sanalah peran mahasiswa dan dosen sangat dibutuhkan,” tegasnya.


Acara pembekalan ini diikuti oleh seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan mendampingi mahasiswa KKN di berbagai wilayah sasaran. Dalam sesi dialog interaktif, kepala BAPPEDA Iswandi juga menitipkan kepada para dosen agar menekankan pada kesuksesan visi-misi pemerintah daerah sebagai upaya bersama meningkatkan taraf hidup masyarakat. 


KKN kali ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya hadir sebagai agen perubahan, tetapi juga sebagai mitra belajar masyarakat desa. Program-program yang akan dijalankan mencakup pemberdayaan ekonomi lokal, pengembangan destinasi wisata berbasis budaya, edukasi mitigasi bencana, serta penguatan kelembagaan desa.


Dengan semangat kolaboratif, UNW Mataram berharap kehadiran mahasiswa dan para dosen pembimbing mampu meninggalkan jejak kebaikan yang berkelanjutan—membangun dari desa, untuk Indonesia yang tangguh.