Showing posts with label Kolaboratif. Show all posts
Showing posts with label Kolaboratif. Show all posts

Wednesday

RAKERDA Pemuda NW Lombok Utara Usung Kepemimpinan Adaptif dan Kolaboratif

 

Jajaran Pengurus Daerah Pemuda NW KLU, Bale Hai Caffe (14/7/2026) 

 Lombok Utara (harianbumigora.com) – Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) Kabupaten Lombok Utara (KLU), menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Bale Hao Caffe, Gangga KLU, Selasa (14/7/2026).


Rakerda kali ini mengusung tema “Kepemimpinan Adaptif dan Kolaboratif” sebagai semangat untuk memperkuat peran Pemuda NW dalam pembangunan daerah serta meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.


Bupati Lombok Utara, Najmul Akhayar, diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda KLU, Gatot Sugiatono, dalam sambutannya, menyampaikan kesiapan untuk menjadi jembatan penghubung antara Pemuda NW Lombok Utara dengan berbagai program Pemerintah Kabupaten Lombok Utara di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati H Najmul Akyar dan Kusmalahadi Syamsuri.


“Kami siap menjadi jembatan penghubung Pemuda NW Lombok Utara dengan program-program Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara, untuk mmebawa KLU menjadi daerah yang maju,” katanya.


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara, Hakamah, dari Fraksi Gerindra, dalam kesempatan itu megatakan bahwa Pemuda NW untuk terus bergerak dan mengambil peran aktif dalam membantu pemerintah menjaga serta membangun Kabupaten Lombok Utara.


“Saatnya Pemuda NW ambil bagian dalam ikut membagun daerah. Jangan berpangku tangan, tapi harus bergerak dan menggerakan,” tandasnya.


Ia juga berharap Pemuda NW dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mendorong pembangunan daerah dan memperkuat peran generasi muda di tengah masyarakat.


Dalam kesempatan yang sama, Ketua PW Pemuda NW NTB, Hasanah Efendi, saat membuaka Rakerda berpesan agar Pemuda NW Lombok Utara terus mengembangkan sayap perjuangan dan memperluas kontribusinya di Gumi Tioq Tata Tunaq, Dayan Gunung, Lombok Utara.


Menurutnya, tiga tantangan Pemuda NW saat ini yakni, tantangan keumatan: penguatan akidah Ahlussunnah Wal Jamaah, menangkal paham menyimpang, dan menghidupkan tradisi ke-NW-an.


Kedua, tantangan kebangsaan: bagaimana Pemuda NW menjadi garda terdepan dalam menjaga toleransi, kebhinekaan, dan pembangunan di NTB Gemilang.


Ketiga, tantangan zaman: ekonomi, digitalisasi, dan stunting. Pemuda NW harus jadi solusi, bukan jadi masalah.


“Dari forum ini saya berharap lahir tiga hal yakni; Program Kerja yang Nyata: Bukan sekadar wacana. Ada program ekonomi, dakwah digital, dan pengabdian masyarakat. Konsolidasi Organisasi: Satukan barisan. Kuatkan koordinasi PC, PAC, dan Ranting.


Dan ketiga Kolaborasi: Sinergi dengan Pemerintah Daerah, TNI-Polri, Ulama, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.


Hasfen, panggilan akrab Ketua PW Pemuda NW NTB juga meminta kepada seluruh peserta, gunakan forum ini sebaik-baiknya. Berdebatlah secara gagasan, bukan secara ego. Karena kita satu keluarga besar Pemuda Nahdlatul Wathan.


“Rakerda ini diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang konkret, adaptif, dan kolaboratif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,”imbuhnya.


“Pemuda NW Lombok Utara juga diharapkan semakin aktif membangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Kabupaten Lombok Utara,”tutupnya.


Melalui semangat Rakerda, Pemuda NW Lombok Utara menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah sebagai kekuatan pemuda yang siap memberikan kontribusi nyata untuk Gumi Tioq Tata Tunaq.


Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah, legislatif, dan organisasi kepemudaan, di KLU seperti Wakil Ketua DPRD KLU Hakamah dari Fraksi Gerindra, Asisten II, Ketua Karang Taruna KLU, Kabag Kesra Setda KLU, PW Pemuda NW NTB. (rif)