Sunday

MTQ XXXI Suralaga, Camat Nurhilal: Saatnya Lahirkan Generasi Qur’ani yang Tangguh

Camat Suralaga dan Panitia saat menyambut peserta pawai di Desa Bagik Payung Selatan.


HARIANBUMIGORA.com - Rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI tingkat Kecamatan Suralaga resmi dimulai dengan semarak Pawai Taaruf, yang dipusatkan di Desa Bagik Payung Selatan pada Ahad, 19 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya ajang keagamaan yang mengusung tema “Membentuk Insan Qur’ani yang Tangguh Menuju Masyarakat yang Adil dan Makmur.”


Pawai taaruf yang berlangsung penuh warna dan antusiasme ini diikuti oleh para kafilah dari seluruh desa di Kecamatan Suralaga, serta turut dimeriahkan oleh berbagai lembaga pendidikan yang ada di Desa Bagik Payung Selatan selaku tuan rumah. Kehadiran mereka menambah kemeriahan suasana dan menunjukkan dukungan penuh masyarakat terhadap syiar Islam melalui kegiatan MTQ.


Camat Suralaga, Bapak Nurhilal, mendapat kehormatan untuk melepas langsung barisan pawai taaruf. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan harapan besar agar pelaksanaan MTQ tahun ini berjalan dengan tertib, sukses, dan penuh makna.


“Harapan besar kami adalah agar MTQ ini dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Suralaga di tingkat Kabupaten nantinya," ujar Camat Nurhilal, menegaskan pentingnya ajang MTQ sebagai sarana pembinaan generasi Qur’ani.


Sementara itu, Kepala Desa Bagik Payung Selatan, Bapak Abdul Manan, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah dan rombongan peserta. Ia menegaskan komitmennya sebagai tuan rumah untuk menghadirkan suasana lomba yang kondusif, khusyuk, dan penuh kekeluargaan.


“Sebagai tuan rumah, kami akan bekerja sebaik mungkin untuk memastikan atmosfer perlombaan tetap tenang dan khusyuk, sehingga para peserta dapat tampil maksimal dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an,”tutur Kades Abdul Manan.


Beliau juga mengimbau seluruh masyarakat Bagik Payung Selatan agar menjadi tuan rumah yang ramah dan bersahabat, memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu dan peserta MTQ, sehingga meninggalkan kesan positif yang mendalam.


Pawai Taaruf ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan masyarakat Suralaga dalam memuliakan Al-Qur’an.


Dengan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat, pelaksanaan MTQ XXXI Kecamatan Suralaga diharapkan mampu menjadi wadah pencetak generasi Qur’ani yang tangguh, sekaligus langkah nyata menuju terciptanya masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan tema yang diusung.

Thursday

Insiden Kebakaran Oven Warnai Panen Tembakau Lombok Timur

 

Aparat kepolisian bersama petugas damkar dan masyarakat saat sedang berusaha memadamkan api.


Lombok Timur (Harianbumigora.com) – Panen tembakau di Lombok Timur pada musim ini diwarnai insiden kebakaran oven. Salah satu kejadian kebakaran melanda sebuah bangunan pengering milik petani di Dusun Pijot, Desa Pijot, Kecamatan Keruak pada Rabu (24/9) malam sekitar pukul 22.30 WITA. Akibat kebakaran tersebut bangunan oven/ pengering tersebut ludes terbakar dan menghasilkan kerugian kepada yang bersangkutan. (25/09/2025)


Makmun (50), petani asal Dusun Pengkelak Mas, Kecamatan Sakra Barat adalah pemilik Bangunan berukuran 4 x 4 meter dengan tinggi 14 meter tersebut. Akibat insiden ini, oven tersebut membawa sekitar lima ton tembakau basah yang tengah menjalani proses pengopenan ikut ludes terbakar bersamanya.


Uding (55), warga setempat, menjadi saksi mata yang menyaksikan langsung bagaimana api membesar dari tungku pembakaran hingga melahap seluruh bangunan oven. Uding menuturkan penyebab si jago merah tidak terkendali karena banyaknya daun tembakau yang sudah mengering di dalam oven.
“Kobaran langsung membesar, tidak lama kemudian seluruh isi bangunan terbakar,” kata Uding kepada petugas.


Di lain pihak, Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, menyampaikan bahwa kebakaran diduga dipicu penggunaan cangkang sawit dengan volume yang berlebihan. Menurut Nikolas, bahan penggunaan cangkang sawit secara berlebihan menghasilkan suhu panas yang terlalu tinggi sehingga tembakau yang kering sensitif terhadap sambaran api.


“Kondisi tembakau sudah sangat kering, sehingga api cepat menjalar dan sulit dikendalikan,” ungkap Osman.


Sementara itu, Petugas pemadam bersama-sama dengan masyarakat sekitar bahu-membahu menjinakkan api agar tidak sampai melahap rumah warga. Walaupun proses pemadaman berlangsung cukup lama, karena kobaran semakin membesar saat angin bertiup kencang, namun pada akhirnya si jago merah berhasil ditaklukkan.


Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun karena seluruh bangunan oven berikut isi tembakau tidak terselamatkan, kerugian ditaksir mencapai Rp 60 juta.


Nikolas sendiri menegaskan polisi melakukan langkah cepat sejak menerima laporan dari warga. Aparat langsung mendatangi lokasi, mengamankan area sekitar, serta ikut membantu proses pemadaman bersama tim damkar dan masyarakat. Namun demikian, Nikolas menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati lagi saat melakukan proses pembakaran tembakau.


“Laporan resmi sudah kami sampaikan kepada pimpinan. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan proses pengeringan tembakau,” ungkapnya.

Friday

Gubernur Iqbal Kukuhkan GEBER: Gerakan Kolaborasi Masyarakat Jaga Alam NTB



Lombok Barat (harianbumigora.com) – Gerakan Bersama Masyarakat Nusantara (GEBER) resmi dikukuhkan di Gedung Eks Camat Gunungsari, Rabu (18/9/2025). Acara ini dihadiri puluhan kepala desa dari Kecamatan Gunungsari, Batulayar, dan Lingsar serta melibatkan masyarakat luas dalam upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kepedulian sosial.


Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan lomba menggambar bertema “Pelestarian Alam” yang diikuti anak-anak dan remaja. Selain itu, sebanyak 50 orang yang terdiri dari anak yatim dan orang tua jompo menerima santunan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.


Ketua GEBER, Saiful Hak, menegaskan komitmennya menjaga kelestarian alam NTB. “Kami berkomitmen memastikan kekayaan alam NTB tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujarnya.


Gubernur NTB, Dr. L. Muhammad Iqbal, yang hadir langsung dalam pengukuhan itu menekankan pentingnya perhatian terhadap lingkungan. “Satu hal yang sering luput dari perhatian kita adalah lingkungan. Kehadiran GEBER menjadi angin segar, karena memudahkan pemerintah membangun kolaborasi dengan masyarakat,” kata Iqbal.


Pengukuhan GEBER diharapkan menjadi titik awal membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan hidup sekaligus memperkuat solidaritas sosial. Ke depan, GEBER merencanakan berbagai program lanjutan untuk mempererat sinergi pemerintah dan masyarakat demi terwujudnya NTB yang lebih baik dan berkelanjutan.

Wednesday

Begini Penjelasan Gubernur Miq Iqbal Tak Melantik Kakaknya Jadi Inspektur Inspektorat NTB

 


Mataram (harianbunigora.com) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal tidak memilih kakak kandungnya, Baiq Nelly Kusumawati meski meraih nilai tertinggi dalam seleksi terbuka pengisian Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jabatan Inspektur Inspektorat NTB.

‎”Alhamdulillah kalau teman-teman tahu nilainya paling tinggi, beliau lama di Inspektorat,” kata Miq Iqbal usai melantik pejabat Eselon II lingkup Pemprov NTB pada Rabu, (17/09/2025).

‎Iqbal menjelaskan, ada banyak pertimbangan yang menjadi landasan untuk membuat keputusan tersebut, termasuk menghindari persepsi publik agar tidak menilai seleksi terbuka itu menjadi jalan politik kepentingan jika Baiq Nelly dipilih sebagai Inspektur Inspektorat NTB.


"Tapi ada banyak pertimbangan yang saya berikan, karena saya berdasarkan peraturan, saya diberikan kebebasan untuk salah satu di antara tiga besar,” ujarnya.

‎Meski tidak dipilih, Iqbal menilai kakaknya memahami keputusan tersebut. Ia berujar keikutsertaan Baiq Nelly dalam seleksi terbuka sudah cukup menjadi bentuk penghargaan terhadap proses yang objektif.

‎”Saya yakin kakak saya udah paham pertimbangan saya dan beliau juga sudah cukup senang mengikuti proses seleksi yang objektif,” tegasnya.

‎Diketahui, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melantik 8 pejabat eselon II lingkup Pemprov NTB pada Rabu, 17 September 2025 di Pendopo Tengah Gubernur NTB. Delapan eseleon II yang dilantik enam di antaranya telah mengikuti seleksi terbuka.

‎Usai pelantikan, Iqbal menegaskan bahwa pejabat yang menduduki jabatan strategis tersebut merupakan figur-figur terbaik hasil seleksi terbuka yang digelar secara transparan pada Agustus lalu.

‎”Sebagian besar yang dilantik ini baru saya kenal setelah mereka masuk tiga besar, jadi alhamdulillah ini adalah yang terbaik yang kita persembahkan untuk masyarakat NTB,” ujarnya kepada Wartawan usai pelantikan pada Rabu, (17/9/2025).

‎Ia menekankan, terpilihnya enam kepala OPD yang mengikuti seleksi terbuka itu menjadi bukti bahwa pemerintahannya konsisten dalam menjunjung prinsip meritokrasi. Proses seleksi kata dia dilakukan sepenuhnya secara objektif, tanpa ada ruang untuk intervensi dari pihak manapun.


‎”Insyaallah, teman-teman bisa tanyakan ke mereka yang masuk dalam tiga besar maupun yang akhirnya dilantik, bahwa prosesnya sepenuhnya sangat objektif,” tegasnya.

‎Meski demikian, Iqbal mengakui bahwa jumlah peserta perempuan dalam seleksi masih sangat terbatas. Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting agar ke depan lebih banyak perempuan yang berani berkompetisi dan menempati posisi penting di lingkup pemerintahan.

‎”Memang tidak banyak ikut yang perempuan, jadi itu juga sebabnya kita dorong teman-teman yang perempuan untuk ikut,” katanya.

‎Adapun pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut adalah Budi Herman sebagai Inspektur Inspektorat NTB, Irnadi Kusuma sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Samsudin sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ervan Anwar sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Marga Sukifli Rayes sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah NTB, serta Hubaidi sebagai Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah NTB.

‎Selanjutnya beberapa pejabat lain mengalami pergeseran. Di antaranya, Muhammad Taufieq Hidayat, semula menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB, menjadi Kepala Biro Organisasi Setda NTB.

‎Najamuddin Amy yang semula Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman kini menjadi Kepala Biro Perekonomian Setda NTB. Selanjutnya, Dadang Fajar dari Kepala Bagian Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah kini menjadi Sekretaris Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu menggantikan posisi Wahyu Hidayat yang duduk sebagai Kepala Bagian Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah.

Edwin Hadiwijaya Resmi Pimpin PMI Lombok Timur, Fokus Digitalisasi dan Jemput Bola Donor Darah

 



Lombok Timur (Harianbumigora.com) – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, resmi dilantik sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Timur pada Rabu (17/9).

Ia menegaskan kepengurusan baru dirancang untuk memperkuat peran PMI dalam melayani masyarakat, dengan melibatkan banyak figur berkompeten termasuk tenaga medis dari rumah sakit daerah.

“Struktur ini kami susun dengan orang-orang yang memang ahli di bidangnya. Ada juga dokter dari RSUD yang ikut memperkuat kepengurusan,” ujar Edwin dalam sambutannya.

Ia menilai, keberadaan PMI tidak boleh hanya dipandang sebagai pelengkap dari bank darah milik rumah sakit. Menurutnya, PMI harus hadir lebih fleksibel dalam mendukung distribusi darah, terutama untuk memenuhi kebutuhan pasien dengan golongan darah langka.

“Darah itu sumbernya banyak, jadi jangan hanya bergantung ke rumah sakit. Kolaborasi yang kuat harus dibangun agar pelayanan semakin maksimal,” tegasnya.

Edwin menjelaskan bahwa sepanjang Januari hingga Agustus 2025, PMI Lombok Timur sudah menyalurkan sekitar 3.000 kantong darah ke sembilan institusi kesehatan.

Dari jumlah itu, Rumah Sakit Namira tercatat sebagai penerima terbanyak dengan lebih dari seribu kantong, disusul RSUD Lombok Timur dan RS Patuh Karya.

“Kalau ada warga membutuhkan, PMI wajib segera mencarikan. Karena itu, digitalisasi penting supaya masyarakat bisa langsung mengetahui stok darah yang tersedia,” kata Edwin.

Untuk memperluas jangkauan, Edwin juga berkomitmen membangun jaringan relawan hingga ke desa-desa. Ia menilai pendekatan jemput bola sangat dibutuhkan agar calon donor darah, terutama mereka yang rutin mendonorkan, dapat terus didata dan diperbanyak.

“Kita tidak boleh pasif menunggu. PMI harus turun langsung ke desa-desa untuk mendekati masyarakat yang bersedia rutin mendonorkan darah,” ujarnya.

Ketua PMI NTB, dr. Herman Mahaputra, menyambut baik program digitalisasi yang digagas Edwin. Ia menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan agar masyarakat makin sadar bahwa donor darah adalah kebutuhan bersama yang tidak bisa ditunda.

“Petugas harus sering mengajak warga, bukan hanya menunggu. Apalagi untuk golongan darah tertentu, pengurus mesti lebih aktif mencari calon donor,” ucap Herman.

Ia menegaskan bahwa rumah sakit tetap menjadi pintu pertama penyediaan darah bagi pasien. Namun, ketika stok berkurang, PMI diharapkan langsung hadir sebagai penopang agar keluarga pasien tidak kebingungan mencari kebutuhan darurat.

“Masyarakat tidak boleh dibuat bingung. Begitu rumah sakit menyatakan stoknya menipis, PMI harus segera hadir memberi solusi,” tandas Herman.

Saturday

UT Adakan Dialog Publik; APA: Kami menyambut Baik

Direktur UT Mataram berswafoto bersama pengurus APA NTB dan Kota Mataram


Mataram (Harianbumigora.com) -- Universitas Terbuka Nusa Tenggara Barat (UT NTB) setelah membuka program studi baru yaitu jurusan Kewirausahaan melakukan dialog publik sebagai wujud integrasi misi program studi baru ini dengan kebutuhan pertumbuhan ekonomi di NTB.  Dalam dialog tersebut, hadir sebagai undangan berbagai elemen masyarakat di dunia usaha, mulai dari pemerintah, mahasiswa, siswa, guru, praktisi wirausaha, termasuk di dalamnya pedagang kecil di NTB seperti APKLI dan Asosiasi Pedagang Asongan (APA) NTB. (13/09/2025).


Direktor UT NTB Heriyanto, SIP., MM dalam sesi wawancara dengan media ini menyampaikan komitmen UT untuk melakukan sinergitas dengan seluruh pihak yang terkait untuk kesuksesan pembangunan ekonomi NTB.


Sesi foto bersama perwakilan berbagai elemen masyarakat dunia usaha yang menghadiri cara


"Kita berkomitmen untuk bersinergi dengan semua pihak agar misi pembangunan di NTB pada sektor ekonomi khususnya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga ke depan kita juga akan mengundang gubernur NTB pada acara yang sama untuk tujuan pendalaman." Ungkapnya.


Salah satu narasumber dalam dialog Publik tersebut yaitu Eka Wardani, SE., M.Si dari kantor dinas koperasi dan UMKM Kota Mataram mengutarakan pentingnya kehadiran kampus dalam meningkatkan daya saing UMKM terutama di era digital seperti sekarang ini.


"Peran kampus melakukan pembinaan dan itu penting agar para pelaku ekonomi terutama UMKM memiliki ilmu dan wawasan yang cukup untuk berkompetisi dengan para kompetitor di pasar terutama di dunia digital marketing." Tegasnya.


Sementara Ketua APA NTB yang diwakili oleh Ketua APA Kota Mataram Evi Aryani mengkonfirmasi kepada media ini bahwa memang benar mereka dilibatkan dalam dialog publik antara UT dengan masyarakat pelaku ekonomi NTB.


"Iya kami memang diundang di acara tersebut dan ke depan UT berkomitmen melakukan pembinaan kepada pedagang kecil. Dan kami sebagai pengurus pedagang kecil menyambut baik hal itu" Kata Evi.


Dialog publik dihadiri oleh 150 pesreta dari berbagai elemen yang merupakan perwakilan dari para pemangku kepentingan hubungannya dengan ekonomi di daerah NTB. Hadir juga perwakilan pusat Universitas Terbuka.

Thursday

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru, UNW Mataram Gelar PKKMB Bertajuk: "Menulis Sejarah Baru"

Sivitas akademika UNW Mataram saat berfoto bersama peserta PKKMB.


Mataram (harianbumigora.com) -- Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram secara resmi memulai kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2025/2026 melalui acara pembukaan yang di selenggarakan di halaman kampus UNW Mataram pada Rabu (10/9/2025). Kegiatan tersebut diagendakan selama tiga hari dan berakhir pada Jumat 12 September 2025 yang bertemakan “Aksara Muda UNW Mataram: Menulis Sejarah Baru.”


Hadir dalam acara Ketua Senat UNW Mataram, TGH. Lalu Gede M. Ali Wirasakti Amir Murni, Lc., MA., Rektor UNW Mataram H. Lalu Gede Muhammad Syamsul Mujahidin, SE., M. Pd., beserta jajaran pimpinan dan dosen di lingkup UNW Mataram. Turut di undang sebagai pengisi materi Perwakilan Datasemen Khusus (Densus) 88 serta para perwakilan undangan dari Polda NTB, OMBUDSMAN NTB, dan beberapa unsur pemerintah daerah provinsi NTB termasuk perwakilan gubernur NTB.


Dalam sambutannya Rektor UNW Mataram, H. Lalu Gede Muhammad Syamsul Mujahidin, SE. M.Pd menyampaikan bahwa mahasiswa baru adalah generasi penerus yang akan memulai langkahnya dan akan menyiapkan diri melalui UNW Mataram dengan bekal ilmu, akhlak, iman, dan takwa dalam rangka meneruskan perjuangan para pendahulu mewujudkan cita-cita kemerdekaan yaitu menjaga tumpah darah bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, termasuk ikut melaksanakan ketertiban dunia.


“Kalian adalah aksara-aksara muda yang akan mengukir makna lewat ilmu, akhlak, iman dan takwa untuk pengabdian. Di kampus ini, kalian ditempa menjadi insan berilmu, berjuang, dan bertakwa - tiga pilar utama perjuangan Nahdlatul Wathan - untuk Ummat, negara dan bangsa.” tegasnya.


Rektor juga mengutip pesan pendiri Nahdlatul Wathan sekaligus pendiri UNW Mataram yang merupakan pahlawan nasional asal Nusa Tenggara Barat Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, tentang betapa menuntut ilmu itu penting, sebagaimana adalah penting untuk menghormati guru, serta menjaga gelar akademik -  mengamalkan ilmu -  agar manfaat bagi  agama maupun masyarakat. Amanat dari pendiri ini tegas Rektor, hendaknya menjadi pengingat agar mahasiswa selaku harapan bangsa tidak sekedar mengejar gelar duniawi untuk diri sendiri, tetapi juga menanamkan ke dirinya nilai-nilai moral maupun spiritual sehingga mampu memberi dampak positif bagi orang lain.


"Kalian adalah harapan masa depan negeri ini." Tegasnya.


Rektor juga mengingatkan bahwa tugas mahasiswa bukan sekadar hadir di kelas dan mengerjakan tugas, melainkan dituntut untuk berpikir kritis, bertanggung jawab, serta membangun jiwa religius, nasionalis, dan humanis agar nantinya mampu mengimplementasikan ilmu yang di dapatnya di tengah-tengah masyarakat.


“UNW Mataram tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga pejuang intelektual yang cinta agama, cinta tanah air, dan cinta kemanusiaan,” ujarnya.


Di akhir sambutan, Rektor berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya dengan cara mengoptimalkan daya kreativitas dan inovasi, serta tidak henti-hentinya melakukan proses transformasi diri kalau ingin mimpi dan cita-citanya tercapai.


“Jangan takut gagal, jangan takut mencoba. Sebab setiap tokoh besar dalam sejarah pernah menjadi aksara muda yang belajar dari jatuh bangun dan perjuangan tanpa henti.” pesannya.


Sementara itu, Densus 88 Polda NTB selaku Nara sumber pengisi materi wawasan kebangsaan memesankan supaya para mahasiswa jangan sampai menjadi korban dari disrupsi digital dan arus globalisasi yang berpotensi mengikis kepekaan sosial, toleransi dan kecintaan terhadap sesama anak bangsa sebagai penyebab terjadinya perpecahan, intoleransi bahkan tindakan terorisme, dengan cara memperdalam wawasan dan pengetahuan mengenai nilai-nilai agama dan kebangsaan dalam berproses di UNW Mataram.


"Kami percaya UNW Mataram sebagai kampus yang pendirinya adalah pahlawan nasional mampu menjaga adek-adek dari paham-pahan terorisme yang menimbulkan sikap intoleransi dan perpecahan sesama anak bangsa. Di kampus ini perdalamlah pemahaman agama dan kebangsaan agar kecintaan kepada sesama Ummat dan anak bangsa tidak terkikis." Pesannya. 


Sebagai informasi tambahan, pada tahun akademik 2025/2026 ini,  mahasiswa baru yang mendaftar di UNW Mataram berjumlah 3.525 orang.


Monday

Teror Penembakan Oleh Sniper Beredar Pasca Demo 30 Agustus 2025; Masyarakat NTB Dihimbau Tetap Tenang

Abdul Mukmin Rifai Yasin, M.Si.; Sekjen Pimpinan Pusat HIMMAH NW

Mataram (harianbumigora.com) -- Pasca aksi demo 30 Agustus 2025 di kantor DPRD NTB yang mengakibatkan kantor wakil rakyat NTB ini terbakar, beredar isu-isu negatif yang meneror masyarakat. Isu-isu tersebut membawa-bawa nama aparat kepolisian dimana dikatakan bahwa ada sniper bersembunyi di titik-titik tertentu untuk membidik pihak-pihak yang menjadi targetnya. Akibat isu ini kepanikan terjadi di beberapa tempat di wilayah NTB.



Zaenal Mukhlis, salah seorang tokoh muda Desa Sengkerang Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah menyampaikan suasana kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat. Pasalnya informasi ini menurutnya menyebar lewat berbagai What's App Grup dan langsung sampai kepada masyarakat bawah.


"Sampai masyarakat takut melepas anaknya untuk ke sekolah, karena masyarakat mendapat kiriman di What's App grup yang menyatakan adanya sniper di titik-titik tertentu untuk menembak orang yang ditargetkannya. " Ungkap Zaenal Mukhlis. (01/09/2025)


Pria yang akrab dipanggil Zen, ini juga menyampaikan bahwa keresahan masyarakat sudah cukup mengkhawatirkan.


"Masyarakat dicekam ketakutan karena isu ini dan saya hawatir masyarakat menganggap benar isu jahat seperti ini. Ditakutkan jangan sampai informasi ini ditelan mentah-mentah oleh masyarakat yang bisa memicu ketidakpercayaan kepada pemerintah." Ujarnya.


Zaenal Mukhlis melanjutkan kekhawatiran dirinya jangan sampai masyarakat menganggap bahwa presiden prabowo itu tega melakukan pembunuhan warganya sendiri.


"Masyarakat mengatakan bahwa Prabowo kejam kalau melakukan pembunuhan kepada rakyatnya sendiri." Lanjut Zen.


Menutup pernyataannya dalam sesi wawancara, Zen berharap seluruh tokoh, baik pihak pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda turun tangan bergotong royong menenangkan masyarakat agar tidak termakan isu-isu hoaks seperti ini. 


Di lain pihak, Sekretaris Jendral Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (Himmah NW) Abdul Mukmin Rifai Yasin, M.Si mengungkapkan bahwa penyebaran isu-isu seperti ini adalah upaya provokasi jahat dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menghendaki suasana chaos di tengah-tengah masyarakat demi kepentingan pribadi.


"Ini sudah merupakan provokasi jahat untuk mengadu domba masyarakat dengan pemerintah. Ada oknum-oknum penghianat bangsa yang tidak menghendaki pembangunan dibawah pemerintahan Bapak Prabowo Subianto berjalan sebagaimana mestinya. Oknum-oknum ini menghendaki susana gaduh dan negara lumpuh." Paparnya.


Dilain pihak Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) dalam edarannya tertanggal 30 Agustus 2025 mengajak masyarakat untuk bersabar dan menahan diri serta memperbanyak do'a untuk negara dan bangsa Indonesia sebagai bentuk ikhtiar positif dalam menyikapi suasana yang sedang dihadapi saat ini.


Sementara itu, dalam edaran resmi Gubernur NTB yang juga tertanggal 30 Agustus 2025, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal selaku gubernur menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik karena pemerintah akan melakukan upaya terbaik untuk menjaga agar suasana tetap damai di NTB. Selain itu, Gubernur Iqbal juga menghimbau kepada pihak sekolah supaya tetap membuka sekolah seperti biasa untuk melaksanakan proses belajar-mengajar dan melakukan acara imtak untuk menyampaikan pesan-pesan kesejukan dan kedamaian kepada para siswanya.

Sunday

PT Bank NTB Syariah resmi Teken MoU dengan Jendral Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia



PT Bank NTB Syariah resmi menjalin kerja sama dengan Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, dalam rangka penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2025.



Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh PPK Rumah Swadaya PSU dan Kawasan Permukiman Provinsi NTB, Warni, S.Sos sebagai pihak pertama, dan PT Bank NTB Syariah sebagai pihak kedua, dengan disaksikan oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara I, Rizaldi A. Atjo, S.T., M.T., serta Kepala Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi NTB, Made Aryati, S.T., M.Eng, dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Ika Ranti Hidayah.


Melalui kerja sama ini, Bank NTB Syariah berperan sebagai bank penyalur dana BSPS, sebuah program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam membangun atau memperbaiki rumah agar layak huni. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat NTB sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah tersebut.



Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara 1 atau Kepala BP3KP NT 1, Rizaldi A. Atjo, S.T., M.T., menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya tentang penyaluran dana, tetapi juga memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran, tepat guna, dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima.



Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank NTB Syariah, Ika Ranti Hidayah, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas penyaluran dana secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Bank NTB Syariah merasa terhormat dapat dipercaya sebagai mitra penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi NTB. Kami berkomitmen untuk menyalurkan dana dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tepat sasaran, sehingga program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui kolaborasi ini, kami ingin berkontribusi tidak hanya pada peningkatan kualitas hunian, tetapi juga pada kesejahteraan dan kemajuan masyarakat NTB secara berkelanjutan.", ujarnya.


Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perbankan dapat semakin mempercepat pencapaian target rumah layak huni di NTB, sekaligus memperkuat peran perbankan daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Saturday

IBADAH KOLEKTIF SEMUA AGAMA MENJAGA IBU PERTIWI (Saparwadi, S. Pd., Aktivis 98 & Senior Himmah NW)

Saparwadi, S. Pd; Aktivis '98 dan Senior HIMMAH NW


Hari ini saya sedih melihat kondisi negara dan bangsa Indonesia sepekan terakhir, hingga di atas motor saya menitikkan air mata. 


Dalam kesedihan dan kebingungan itu, saya bertemu dengan salah seorang senior yang juga aktivis pergerakan '98, Saparwadi, S. Pd. 


Pria yang akrab disapa Wadik ini, dulunya adalah seorang mahasiswa yang kritis dan aktif menjadi penyambung lidah rakyat, meminjam istilah Bung Karno.  


Dalam karirnya sebagai seorang organisatoris, di samping aktif sebagai pimpinan di organisasi intra kampus seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IKIP Mataram_sekarang UNDIKMA, ia juga tergabung diberbagai Organisasi Kepemudaan (OKP). 


OKP yang pernah digelutinya antara lain, Forum Komunikasi Mahasiswa Mataram (FKMM) yang sekarang menjadi Front Mahasiswa Nasional (FMN). OKP lain dimana dia juga berhimpun  adalah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Di Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII), ia juga tergabung sebagai kader kuning, istilah panggung PMII di dunia pergerakan. Daurah Marhalah (DM) yang merupakan program kaderisasi di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) juga kerap diikutinya. 


Menjalani karir sebagai aktivis, sosok pemberani ini juga pernah menduduki berbagai jabatan penting seperti Wakil Ketua di Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) baik di tingkat kota maupun provinsi. 


Setelah melanglang buana di berbagai ruang dan dunia pergerakan mahasiswa, tokoh aktivis pergerakan NTB ini memilih Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW) sebagai pelabuhan terakhir. 


Berbekal konsistensi pemikiran kritis yang dia punya, para pemegang kebijakan di NTB seperti Bupati, Wali Kota dan Gubernur seringkali mengundangnya secara khusus untuk dimintai pendapat dan masukan mengenai tata kelola pemerintahan yang berpihak kepada rakyat. 


Kembali pada momen perjumpaan saya dengannya hari ini (30 Agustus 2025), kami pun menyempatkan menyeruput kopi bersama sambil mengenang indahnya dunia pergerakan mahasiswa. 


Kami juga membahas perkembangan dunia aktivis dan situasi bernegara dua minggu terakhir yang sepertinya sudah kehilangan kendali. 


Diskusi mengalir membahas kondisi bangsa hari ini. Di tengah-tengah diskusi, sosok yang selalu lupa dengan waktu ketika berbincang soal negara dan kerakyatan ini, menggoreskan secercah tulisan untuk dipersembahkan kepada para aktivis muda hari ini. 


Dia pun berujar, "Zamroni boleh memuat tulisan ini agar menjadi pelajaran bagi adek-adek aktivis supaya memahami esensi nilai juang membela dan menjaga ibu pertiwi." 30/8/2025.


Berikut saya naikkan tulisannya sebagai bahan renungan bersama:


Oleh Saparwadi, S. Pd


Indonesia bukan tanah tanpa luka, bukan pula negeri tanpa cela. Namun di atas segala kekurangannya, inilah rumah kita. Tempat darah dan air mata para pendahulu menyatu demi tegaknya Merah Putih. Di rumah besar bernama Indonesia, kita tumbuh dalam beragam suku, bahasa, agama, dan keyakinan. Maka menjaganya adalah ibadah kolektif, bukan tugas satu kaum atau golongan, melainkan amanah seluruh anak bangsa.


Di tengah gaduh benturan kepentingan dan riuh silang pendapat, mari kita bertanya pada hati: apakah kita sedang membangun rumah kita, atau diam-diam membakarnya sendiri?


Ataukah kekesalan atas berbagai kebijakan yang terasa tidak berpihak kepada rakyat, mulai dari pembebasan para koruptor, ocehan para oknum legislator dan hinaan kepada guru adalah pemicu ketidakstabilan kehidupan berbangsa dan bernegara hari ini. 


Di sisi lain, sulitnya ekonomi, tingginya angka pajak dan melambungkan gaji DPR terasa tidak masuk akal. 


Dalam Islam, menjaga persaudaraan dan kedamaian.


"Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, ia tidak menzaliminya dan tidak menyerahkannya pada kezaliman." Bahkan kepada sesama manusia yang berbeda iman, Islam mengajarkan adab mulia: “Dan janganlah kamu mencela Maka tidak ada ruang bagi kebencian, apalagi kekerasan.


Dalam Kristen, kasih adalah jantung keimanan. “Barang siapa tidak

 mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.” Mencintai negeri dan sesama, adalah jalan menuju Tuhan.

Dalam Hindu, ajaran Dharma menuntun umat hidup dalam harmoni dan mengusir kebencian, demi keseimbangan jagat.


Dalam Buddha, kedamaian batin dan welas asih adalah jalan menuju kebijaksanaan yang sejati.


Dalam Konghucu, nilai Li dan Ren, tata krama dan kasih sayang adalah fondasi kehidupan bersama yang tertib dan penuh hormat.


Wahai para pemuda dan mahasiswa, engkaulah penjaga tapal batas zaman. Jangan biarkan amarah memadamkan cahaya akal dan nurani. Lawanlah ketidakadilan dengan kebijaksanaan, bukan dengan amuk dan kehancuran.


Mari kita rawat Indonesia, bukan dengan saling menyalahkan, tapi saling menguatkan. Karena bila negeri ini roboh, reruntuhannya akan menimpa kita semua.


Menjaga Indonesia adalah ibadah. Maka mari kita mulai, dari hati yang jernih dan dari diri sendiri. #Indonesia #DPR

Thursday

Tim Voley Bank NTB Syariah Keluar Sebagai Pemenang pada Turnamen Bola Voley Lombok Barat Cup 2025



Pertandingan final yang sengit dan penuh semangat mewarnai penutupan Turnamen Bola Voli Bupati Lombok Barat Cup 2025.


Tim Bank NTB Syariah berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Tim Puncang Sari di laga puncak yang digelar di Lapangan Voli  Taman Kota Gerung, Sabtu (23/08).


Ribuan penonton memadati arena untuk menyaksikan langsung duel tim terbaik ini. Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Nurul Adha, Ketua KONI Lobar, Kepala OPD, serta tokoh masyarakat.Wisata bahari Pulau indah dengan wisata bahari memukauNusa Tenggara Barat Paket wisata alam dan budaya


Dalam pertandingan tersebut, Tim Bank NTB Syariah menunjukkan performa yang dominan. Berkat strategi yang matang dan permainan yang solid, mereka berhasil mengamankan kemenangan gemilang dan mengangkat trofi juara.


Bupati Lalu Ahmad Zaini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi.


Ia mengatakan, turnamen ini lebih dari sekadar ajang kompetisi, melainkan juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat sportivitas.Nusa Tenggara Barat Paket wisata alam dan budaya


“Selamat kepada Bank NTB Syariah yang telah menjadi juara. Namun, yang lebih penting, semua tim telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan sportivitas yang luar biasa. Inilah semangat yang harus terus kita kembangkan di Lombok Barat,” ujar Bupati.


Turnamen yang diselenggarakan oleh Dispora Lombok Barat ini diikuti oleh tim-tim terbaik dari berbagai daerah di  Pulau Lombok.


Berlangsung sejak 19 Juli hingga 23 Agustus 2025, turnamen ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat.


Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap, kegiatan seperti ini dapat terus memajukan olahraga bola voli dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional.Nusa Tenggara Barat Paket wisata alam dan budayaWisata bahari Pulau indah dengan wisata bahari memukau.

Tuesday

Ikuti Parade Budaya NTB pada HUT 80 RI; SATPOL PP & Pedagang Asongan Kompak Satu Barisan



Mataram (Harianbumigora.com--Berpartisipasi dalam acara Parade Budaya Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-80, Satuan Polisi Pamong Praja (SAT POL PP) NTB gandeng Asosiasi Pedagang Asongan (APA) NTB satu grup dalam barisan pawai alegoris yang digelar di kota Mataram. (19/8/2025) 


Dalam kesempatan ini ketua SAT POL PP Provinsi NTB Dr. H. Fathul Gani, M. Si menyampaikan bahwa polisi Pamong Praja bukan musuh pedagang melainkan saudara dalam menciptakan ketertiban dan perekonomian daerah. 


"POL PP dan pedagang asongan bukan musuh tapi saudara seperjuangan untuk ketertiban dan perekonomian NTB." Ungkapnya


Selain itu, ketua APA NTB juga menekankan pentingnya saling memahami peran dan tanggung jawab masing-masing antara POL PP dan pedagang asongan dalam mewujudkan ketertiban dan kemakmuran di NTB. 


"Harus saling memahami, semua mempunyai tujuan yang sama untuk NTB makmur mendunia" Tegas Kamarudin.


Sementara itu, ketua APA kota Mataram Evi Ariyani, sebagai salah satu perwakilan asongan kabupaten/kota se-NTB menyampaikan kegembiraannya bisa bergandengan dengan SAT POL PP. 


"Kami senang bisa satu barisan dengan SAT POL PP." ujarnya. 


Kegembiraan tersebut bukan tampa alasan. Menurut wanita berkaca mata ini, jika selama ini POL PP dikesankan tukang membubarkan dagangan pedagang kecil maka lewat momentum ini pedagang asongan saling memahami. 


"Selama ini ada kesalahpahaman POL PP suka membubarkan pedagang, tapi sebenarnya tidak seperti itu." tukas Evi.




Berpartisipasi dalam agenda ini berbagai elemen masyarakat, mulai dari unsur pemerintah dan ASN, Kepolisian, TNI, Dosen, Guru, mahsiswa, siswa, organisasi kemasyarakatan, pelaku seni dan budaya. 


Sunday

Bank NTB Syari'ah Tawarkan Layanan Pembiayaan Kendaraan Bermotor Sesuai Syari'ah




Harianbumigora.com - Bank NTB Syariah menghadirkan layanan Pembiayaan Kendara iB Amanah, fasilitas pembiayaan untuk kepemilikan kendaraan bermotor yang dirancang bagi pegawai dengan penghasilan tetap, profesional, maupun pelaku usaha. Produk ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mewujudkan kendaraan impian dengan proses yang sesuai prinsip syariah.

Pembiayaan ini menggunakan akad murabahah, yakni jual beli antara bank dan nasabah dengan kesepakatan margin keuntungan yang ditentukan di awal. Nilai pembiayaan yang ditawarkan mencapai maksimal Rp1,5 miliar dengan tenor hingga 5 tahun.

Jenis agunan yang digunakan adalah kendaraan bermotor yang menjadi objek pembiayaan itu sendiri. Selain itu, Bank NTB Syariah juga melengkapi fasilitas ini dengan asuransi jiwa dan asuransi agunan guna memberikan perlindungan tambahan bagi nasabah. 

 Beberapa keuntungan dari layanan Pembiayaan Kendara iB Amanah antara lain: 

 Dapat digunakan untuk membeli kendaraan baru maupun bekas Angsuran tetap hingga masa jatuh tempo Bebas dari denda keterlambatan pembayaran Margin keuntungan disepakati sejak awal, transparan dan tidak berubah “Insan amanah, segera wujudkan kendaraan impianmu sekarang dengan mudah melalui Pembiayaan Kendara iB Amanah.

 Prosesnya gampang, sesuai prinsip syariah dan pastinya amanah,” tulis Bank NTB Syariah melalui saluran resminya. Untuk informasi lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi kantor cabang terdekat atau melalui layanan Call Center 1500 667, email ke costumercare@bankntbsyariah.co.id, serta melalui media sosial resmi Bank NTB Syariah di Facebook dan Instagram.