Tuesday

Evaluasi Siskeudes di Sumbawa Barat, Bank NTB Syariah Tekankan Literasi Keuangan Syariah

 



Mataram (Harianbumigora.com) – Dalam rangka memperkuat tata kelola keuangan desa dan mendukung digitalisasi sistem pemerintahan, Bank NTB Syariah mengadakan kegiatan Evaluasi Penggunaan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang diikuti oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, bertempat di Kantor Pusat Bank NTB Syariah.


Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Bank NTB Syariah dalam mendukung pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi melalui pemanfaatan sistem digital.


Dalam kegiatan ini, turut hadir perwakilan dari pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang sekaligus menjadi narasumber kegiatan yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Diskominfo, Bappenda, dan Inspektorat. Turut hadir juga perwakilan dari DPMD, dan Dukcapil Provinsi NTB dan Perwakilan Dirjen Perbendaharaan Kanwil NTB.


Plt. Direktur Utama Bank NTB Syariah, Zainal Abidin Wahyu Nugroho, menyampaikan bahwa Siskeudes merupakan salah satu upaya kolaboratif antara Bank NTB Syariah dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan transformasi digital di sektor pengelolaan keuangan desa.


“Kami tidak hanya menyediakan solusi perbankan, tetapi juga mendorong edukasi dan pendampingan berkelanjutan bagi pemerintah desa,” ujarnya.


Sebagai bentuk apresiasi terhadap desa-desa yang telah menunjukkan kinerja unggul dalam penggunaan aplikasi Siskeudes dan integrasi layanan perbankan syariah, Bank NTB Syariah memberikan reward kepada 5 pemerintah desa terbaik, yaitu:


1. Desa Mantun

2. Desa Tepas Sepakat

3. Desa Tepas

4. Desa Kalimantong

5. Desa Tamekan


Kelima desa tersebut dinilai aktif dan konsisten dalam penggunaan Siskeudes yang terintegrasi dengan layanan transaksi melalui Bank NTB Syariah.


Kegiatan evaluasi ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Bank NTB Syariah dan pemerintah daerah dalam mendukung visi pembangunan desa berbasis digital dan syariah.


Bank NTB Syariah berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah strategis dalam membangun desa-desa yang maju, mandiri, dan transparan, serta memperluas literasi keuangan syariah di kalangan aparatur desa dan masyarakat

GERAK - NTB Minta APH Usut Tuntas Dugaan Mark Up Dana BOS di SMAN 9 Mataram

‎‎


Mataram (Harianbumigora.com) - Dugaan penyelewengan dana bantuan operasional sekolah (BOS) SMAN 9 Mataram yang ditangani oleh Polres Mataram sampai saat ini belum ada titik terang. ‎ ‎

Dugaan mark up Dana BOS SMAN 9 Mataram tahun 2021-2022 dengan total anggaran Rp 2 miliar dengan rincian Rp 1 miliar per tahun menjadi sorotan publik karena tidak ada tindak lanjut dari APH untuk mengusut tuntas kasus tersebut. ‎

‎Beberapa indikasi pekerjaan yang di-mark up seperti proyek pembuatan taman, pemasangan paving block, dan pembangunan tembok juga pengadaan masker. ‎ ‎

Gerakan Rakyat Anti Korupsi ( Gerak - NTB) mengatensi kasus dugaan Mark up penggunaan dana BOS di SMAN 9 Mataram.

 ‎ ‎
Koordinator GERAK NTB Rusman Khair menyampaikan bahwa kasus dugaan Mark up  penggunaan dana BOS di SMAN 9 Mataram harus diusut tuntas, karena sampai sekarang kasus ini masih belum ada status yang jelas. ‎ 

"‎Kami yakin kasus di SMAN 9 Mataram menjadi pintu masuk untuk mendalami penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah yang lain" Ungkap Ryanan Khair Koordinator GERAK-NTB (4/8/2025). ‎ ‎

Rusman menekankan bahwa dukungan atas APH untuk membongkar kasus-kasus korupsi di NTB adalah satu hal yang prinsip. 

"Coba kita lihat, setiap tahun sekolah mengelola anggaran dana BOS yang sangat besar, dan itu hamper luput dari pengawasan APH. ‎ ‎Prinsipnya, kami dari GERAK NTB mendukung APH untuk membuka semua kasus korupsi yang ada. Ini sesuai dengan Nawa Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto" tutup Rusman. 

Friday

SEMBILAN KRITERIA ORANG CERDAS DAN BERWIBAWA DALAM TRADISI PERADABAN ISLAM: NASIHAT-NASIHAT AGAMA SEBAGAI MOTIVASI MENUJU INSAN YANG SOLEH, MODERAT DAN UNGGUL

 


Oleh. 

H. Fahrurrozi Dahlan. QH. (Dosen Pascasarjana UIN Mataram)



Ada ungkapan yang bijak dan relevan untuk dikaji dan dianalisa tentang sosok manusia yang memilikk kecerdasan yang baik. 


Karakter kecerdasan yang baik ini, tercantum dalam ungkapan narasi berikut ini: 


‏سُئل أعرابى من هو الذكي؟  

فقال: هو الفطِن المتغافل الذى:  

يرى الأخطاء ولا يراها  

ويرى حاسده ولا يهتم  

ويرى عدوه ولا يلتفت  

ويرى الفتنة فلا ينظر  

ومبتعد عن القيل والقال  

فيبيت وقلبه نقي، ونفسه راضية  

فلا تعب، ولا فكر، ولا كدر، ولا همّ.  

Maknanya.


Sebuah Pertanyaan tentang Kecerdasan

Dari seorang Arab Badui ditanya, "Siapa orang yang cerdas?"  


Dia menjawab: "Orang cerdas itu adalah orang yang cerdik dan lalai, yang memiliki ciri-ciri:  


Pertama: Dia tahu kesalahan orang tetapi tidak mau melihatnya.  


Kedua: Dia melihat orang yang hasad tetapi tidak peduli.  


Ketiga: Dia tahu musuhnya tetapi tidak menoleh kepadanya.  


Keempat: Dia melihat fitnah tetapi tidak mau memfokuskan perhatian padanya.

  

Kelima: Dia acuh dan cuek terhadap suara-suara sumbang yang tidak jelas sumbernya.  


Keenam: Dia tidur dengan nyenyak dan beristirahat dengan tenang.  

Ketujuh: Hatinya bersih.  


Kedelapan: Jiwanya tenang dan bahagia.  


Kesembilan: Dia tidak lelah memikirkan orang lain, tidak galau, tidak bimbang.  


Analisis sembilan kriteria orang cerdas dan berwibawa yang dijelaskan dan dapat dikaitkan dengan beberapa teori dan konsep dalam filsafat, psikologi, dan etika. Berikut ini adalah beberapa teori yang relevan untuk membantu memahami gagasan ini:


1. Teori Kecerdasan Emosional (Emotional Intelligence)


Daniel Goleman berpendapat bahwa kecerdasan emosional merupakan kemampuan untuk memahami, mengelola, dan mengarahkan emosi diri sendiri serta orang lain. Orang cerdas dalam konteks ini adalah orang yang mampu mengelola perasaan seperti marah, dendam, dan kebencian, serta tidak membiarkan perasaan tersebut mempengaruhi tindakan atau respons mereka. 


Kriteria seperti "melihat kesalahan tetapi tidak memperdulikannya" dan "melihat musuh tetapi tidak menoleh" menunjukkan kemampuan untuk mengendalikan emosi dan tetap fokus pada hal yang lebih penting. Hal ini sesuai dengan prinsip kecerdasan emosional, di mana seseorang tidak mudah terbawa oleh provokasi atau emosi negatif.


2. Teori Stoisisme


 Filsafat Stoikisme yang dikembangkan oleh tokoh-tokoh seperti Seneca dan Marcus Aurelius, menekankan pentingnya ketenangan jiwa dan pengendalian diri. Orang cerdas dan berwibawa menurut Stoikisme adalah mereka yang tidak terpengaruh oleh peristiwa eksternal yang berada di luar kendali mereka. 


 Aspek-aspek seperti "melihat fitnah tetapi tidak memfokuskan" dan "acuh terhadap suara sumbang" menunjukkan bahwa individu yang bijaksana tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif yang tidak relevan dengan tujuan hidup mereka. Mereka memilih untuk fokus pada apa yang bisa mereka kendalikan, yaitu pikiran dan tindakan mereka sendiri.


3. Teori Etika Islam


Dalam perspektif tasawuf atau etika Islam, kesucian hati dan ketenangan jiwa sangat ditekankan. Al-Ghazali, seorang teolog dan sufi besar, menekankan pentingnya hati yang bersih dari penyakit-penyakit batin seperti hasad, iri hati, dan kebencian. 


 Orang cerdas menurut pandangan ini adalah orang yang, meski menghadapi tantangan seperti fitnah dan hasad, tetap menjaga kebersihan hati dan tidak terpengaruh oleh keburukan tersebut. "Hatinya bersih" dan "jiwanya tenang" adalah karakteristik yang sesuai dengan ajaran tentang tazkiyatun nafs (penyucian jiwa).


4. Teori Manajemen Stres (Stress Management)


 Orang yang tidak "lelah memikirkan orang, tidak galau, tidak bimbang" adalah contoh dari seseorang yang mampu mengelola stres dengan baik. Dalam teori manajemen stres, kemampuan untuk mengabaikan gangguan-gangguan eksternal dan tetap fokus pada hal yang lebih produktif adalah salah satu indikator kecerdasan. 


Seseorang yang bisa "tidur lelap, rehat tenang" di tengah berbagai masalah menunjukkan bahwa mereka memiliki keterampilan untuk memprioritaskan ketenangan batin dan tidak membiarkan kekhawatiran yang berlebihan menguasai hidup mereka.


5. Teori Mindfulness dan Ketidakterikatan (Non-Attachment)


Mindfulness adalah praktik kesadaran penuh terhadap momen sekarang, tanpa terpengaruh oleh penilaian atau emosi negatif. Ketika seseorang "melihat kesalahan tetapi tidak melihatnya," ini bisa dipahami sebagai bentuk mindfulness, di mana orang tersebut sadar akan situasi yang terjadi tetapi memilih untuk tidak bereaksi berlebihan.


Non-attachment, sebuah konsep yang ditemukan dalam berbagai tradisi spiritual, termasuk dalam ajaran Islam dan filsafat Timur, menekankan pentingnya melepaskan diri dari keterikatan emosional pada hal-hal duniawi. Dalam konteks ini, orang cerdas adalah mereka yang tidak terikat oleh rasa marah, dendam, atau fitnah yang bisa mengganggu ketenangan batin mereka.


6. Teori Charisma dan Kharisma (Charismatic Leadership)


Orang yang berwibawa sering dikaitkan dengan kepemimpinan yang karismatik, di mana mereka memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain tanpa harus bersuara keras atau terlibat dalam konflik. Max Weber mengidentifikasi kharisma sebagai salah satu bentuk kekuasaan di mana pemimpin mendapatkan legitimasi dari daya tarik pribadi mereka.


Dalam hal ini, orang yang "melihat musuh tetapi tidak menoleh" dan "tidak mempedulikan hasad" menunjukkan kharisma yang kuat, di mana mereka tidak membuang-buang energi pada hal-hal negatif dan tetap tenang dalam menghadapi tantangan. [Disadur dari analisa Ulyan Nasri]


Kesimpulan


Sembilan kriteria orang cerdas dan berwibawa yang dijelaskan di atas adalah bentuk kecerdasan emosional, etika, dan kharisma yang berpadu. Individu yang memenuhi kriteria ini tidak hanya cerdas dalam pikiran, tetapi juga bijaksana dalam menghadapi tantangan hidup. Mereka memiliki kemampuan untuk mengabaikan gangguan eksternal, menjaga hati dan pikiran tetap bersih, serta mengelola emosi dengan baik. Ini membuat mereka tidak hanya berwibawa, tetapi juga menjadi sosok yang dihormati dalam masyarakat.


NASIHAT-NASIHAT MENYEJUKKAN SEBAGAI PENYEMPURNA KECERDASAN:


1].TIGA PESAN WAJIB PARA ULAMA KEPADA UMMATNYA: 


قال : 

ينبغى أن يدور كلام العالم بالله مع عامة المؤمنين على ثلاثة امور : 

الاول: التذكير بالنعم

والثانى : التزام الطاعة

والثالث: اجتناب المعصية 

فكل عالم أخذ يتكلم مع العامة بغير ما يدخل تحت


Nasihat dan fatwah seorang yang alim ketika menyampaikan pesan dan nasihat kepada masyarakat umum hendaknya berkisar pada TIGA hal utama: 


Pertama: Mengingat Nikmat Allah swt.


Kedua: Menekankan selalu taat dan bakti kepada Allah swt. 


Ketiga: Menjauhi maksiat. 


Seorang yang alim yang berbicara di hadapan masyarakat awam selain dari hal yang TIGA ini sebenarnya dia hanya tukang fitnah. [Hikam al-haddadiyah]


2]. TIGA TANDA PARA PENGHASUD- PENDENGKI: KARAKTER PERUSAK KECERDASAN.


من علامات الحاسد: 

أن يتملق إذا شهد ويغتاب إذا غاب ويشمت بالمصيبة إذا نزلت [رسالة القشيرية ص. ١٥٦ ج. ١]


Di antara tanda orang yang hasud [iri dengki]: 


Pertama: Dia akan memuji berlebihan saat berjumpa, tatap muka, hadir bersama.


Kedua: Menggunjing saat tak bersama, tak ada di hadapannya.


Ketiga: Serta merasa senang saat musibah malapetaka menimpanya.


3]. SEPULUH WAKTU -SITUASI KONDISI PARA MALAIKAT BERDOA UNTUK KALIAN: REFLEKSI MOMENTUM BERDOA DI SAAT YANG TEPAT.


عشرة أحوال تدعو لك فيها الملائكة

١]. عند التوبة 

أهم حالة تدعوا لنا فيها الملائكة وهي عند التوبة

كما قال تعالى [ٱلَّذِینَ یَحۡمِلُونَ ٱلۡعَرۡشَ وَمَنۡ حَوۡلَهُۥ یُسَبِّحُونَ بِحَمۡدِ رَبِّهِمۡ وَیُؤۡمِنُونَ بِهِۦ وَیَسۡتَغۡفِرُونَ لِلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ۖ رَبَّنَا وَسِعۡتَ كُلَّ شَیۡءࣲ رَّحۡمَةࣰ وَعِلۡمࣰا فَٱغۡفِرۡ لِلَّذِینَ تَابُوا۟ وَٱتَّبَعُوا۟ سَبِیلَكَ وَقِهِمۡ عَذَابَ ٱلۡجَحِیمِ]

[سُورَةُ غَافِرٍ: ٧]

٢]. عند وقوفك فى الصف الأول فى الصلاة.

٣]. عند عيادة المريض

٤]. عند جلوسك فى المسجد بعد الانتهاء من الصلاة.

٥]. عند زيارة اخ لك فى الله

٦]. عند دعائك لأخيك بظهر الغيب 

٧]. عند تعليم الناس الخير

٨]. عند نومك على طهارة 

٩]. عند تناولك السحور

١٠

]. عند الصبر على المصيبة و على الطاعة وعلى المعصية. 

Ada sepuluh situasi dan kondisi yang Anda didoakan oleh para Malaikat.


Pertama: Saat bertaubah kepada Allah. 


Kedua:  Saat Anda duduk di shaff depan saat shalat. 


Ketiga: Saat menjenguk orang sakit.


Keempat:  Saat Anda duduk saat selesai melaksanakan shalat. 


Kelima: Saat Anda menziarahi/silaturrahim kepada temanmu karena Allah.


Keenam: Saat Anda mendoakan saudara/sahabat/kerabat dari jarak/tempat yang berjauhan. 


Ketujuh: Saat Anda mengajarkan kebaikan ilmu/amal kepada orang lain. 

Kedelapan:  Saat Anda tidur dalam keadaan suci. 


Kesembilan: Saat Anda Menikmati makan sahur. 


Kesepuluh: Saat Anda Sabar dalam menerima musibah, sabar dalam ketaatan dan sabar dalam menghindari maksiat.



4]. SABAR DALAM SEGALA HAL: PENGASAH  KECERDASAN EMOSIONAL.


لا تجزعن من المصائب انها 

تكفير ذنب واختبار للرضا 

فاذا صبرت فقد ربحت مفازة 

واذا سخطت فلن تغير فى القضاء[فاطمة بشير]


Jangan merasa kaget dan minder dengan musibah yang menimpamu. 


Sesungguhnya musibah itu dapat menjadi penghapus dosa dan mendatangkan rida Allah.


Jika Anda sabar maka anda beruntung dan sukses. 


Jika Anda benci dan kecewa, toh juga kekecewaanmu itu tidak bisa merubah keputusan Qadha qadar Allah. [Fathimah Basyir]


خذ القناعة من دنياك وارض بما 

واجعل نصيبك منها راحة البدن 

وانظر لمن ملك الدنيا باجمعها 

هل راح منها من القطن والكفن [الامام على بن ابى طالب كرم الله وجهه].


Ambil secukupnya dari kebutuhan hidup duniawimu dan redhalah dengan apa yang menjadi nasib bagian ketentuan hidupmu. 

Jadikan itu menjadi penenang dan penyehat jasmani. 


Lihatlah kepada orang yang memiliki kekayaaan duniawi yang bertumpuk-tumpuk. 


Namun apakah dia bisa menghindar dari kapas putih dan kain kapan?. [Nasihat Imam Ali bin Abi Thalib].


الموت آت فاملؤوا اوقاتكم 

بصناعة المعروف والاحسان 

انفاسنا هى راس مال قيم 

لا تنفقوه بأخبس الاثمان [رئد جحا]


Kematian itu pasti datang, maka isilah waktu-waktu kalian dengan melakukan kebaikan. 


Nafas-nafas ruh kita adalah modal utama yang paling berharga. Maka jangan jual modal kalian itu dengan harga yang buruk. [Syaikh Raid Hija].


5]. MENGARIFI SETIAP PUTARAN MASA ADALAH BENTUK  KECERDASAN SPRITUAL, SOSIAL, INTELEKTUAL DAN EMOSIONAL. 


صروف الدهر دائرة تدور

فلا بؤس يدوم ولا سرور 

ولا مال يدوم ولا صديق 

ولا خل يدوم ولا قصور

فلا تاسف على هم قديم 

هموم الكون قاطبة ثمور 

ولن يبقى قوي دون ميت 

لحوم الاسد تأكله النسور 

وكل راحل وبلا رجوع 

الى لحد تعانقه القبور [الشيخ علاء خلف رحمه الله تعالى].


Perputaran masa terus berputar tanpa henti. 


Maka tak ada kesusahan yang terus menerus, begitu juga kesenangan. 


Harta juga tak ada yang abadi, begitu juga teman tak ada yang abadi. 


Begitu juga keluarga dekat, juga tak ada istana megah yang tak sirna. 


Maka jangan merasa putus asa atas kekecewaan dan kegagalan. Sebab kondisi alam semesta ini laksana pucuk buah yang bisa gugur. 


Tak akan kekal kekuatan fisik tanpa kematian.


Ingat dagingnya singa bisa dicincang oleh serangga-serangga kecil. 


Setiap yang pergi, dan tak akan kembali lagi sebab liang lahat yang dihimpit oleh quburannya. [Syaikh Ala' Khalaf].


احبب اذا احببت حبا مقاربا 

فانك لا تدرى متى انت نازع

وابغض اذا ابغضت بغضا مقاربا 

فإنك لا تدرى متى انت راجع

وكن ومعدنا للحلم واصلح عن الاذى

فانك راء ما عملت وسامع [ابو الاسود الدؤلى ]


Mencintailah siapa saja yang anda ingin cintai dengan sewajarnya, sebab anda tak tahu kapan cintamu itu sirna.


Membencilah dengan sewajarnya siapa yang anda ingin benci. Sebab anda tidak tahu kapan cinta itu bersemi kembali. 


Jadilah anda sebagai penambang terhadap segala kesabaran dan kasih sayang, dan tetap memberi maaf bagi yang menyakitimu. Sebab anda bisa melihat apa yang anda lakukan dan  mendengar segala ucapan. [Syaikh Abul Aswad Addualy].


امسك لسانك ان الصمت منقبة 

حتى وان كنت محبوبا خفيف دم 

فالصمت يورث اجلالا لصاحبه 

وليس شان الفتى فى كثرة الكلم 

كم من حديث اتى من غير موضعه

كانت عواقبه فى غاية الندم 

من صاحب الصمت فليهنأ براحته

ومن تكلم فليصبر على الالم


Tahan lisanmu sesungguhnya diam itu menyelematkanmu sampai pun engkau orang yang dikagumi, dicintai, disegani. 


Sesungguhnya diam itu mewariskan kemuliaan bagi pemiliknya. 


Bukanlah urusan anak-anak muda yang banyak bicara, sebab betapa banyak ucapan yang terucap bukan pada tempatnya. Adalah ucapan itu akibatnya pada penyesalan yang mendalam. 


Siapa yang berteman dengan orang yang pendiam maka nikmati ketenangannya. Dan yang bersahabat dengan orang yang banyak bicara, hendaklah sabar atas sakitnya akibat banyak ngomong tak ada manfaat.


Demikianlah ungkapan-ungkapan bijak yang dapat kita jadikan sebagai motivasi menjadi manusia yang selalu dekat dengan Allah dalam ibadah, dekat dengan manusia dalam khidmah, dengan keluarga dan masyarakat dalam berkah cinta kasih mahabbah, dekat dengan ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk kehidupan dunia akhirah.

Monday

KURIKULUM CINTA KEDAMAIAN DAN KEBERSAMAAN DALAM NARASI NORMATIVITAS AGAMA.

Prof. Dr. Fahrurrosi, QH, MA
(Direktur Pascasarjana UIN Mataram) 


OLEH: 
H. FAHRURROZI. QH
[Direktur Pascasarjana UIN Mataram]

Seringkali kita menggaungkan kata bahkan prasa tentang cinta. Cinta dalam narasi Agama [Islam] adalah terkumpul dalam kata Rahmat [الرحمة ]. Rahmat itu mencakup semua alam jagad raya ini. 
ان رحمتى وسعت كل شيء [الاية]

Bahkan Agama dan pembawa agama distempel oleh Allah dengan rahmat Allah secara muthlak

 [وما ارسلناك الا رحمة للعالمين].

Esensi agama adalah penyebar dan penyemai kurikulum cinta untuk semesta raya. 

Sifat cinta dari nama-nama termulia dan teragung yang dimiliki oleh sejumlah 99 nama itu yang mashur disebut الاسماء الحسنى , bermuara pada tiga nama utama: 

الله الرحمن الرحيم

Yang kemudian dijadikan sebagai awal mula segala amal perbuatan yang dimulai dengan menyebut nama Allah yang Maha Mencintai dan Maha Menyayangi. 

كل امر لا يبدأ ببسم الله الرحمن الرحيم فهو اقطع وفى ورواية فهو ابتر وفى رواية فهو اجزم [رواه البخاري]

Segala sesuatu yang tidak diawali dengan menyebut bismillahirrahmanirrahim maka amalnya terputus. Dalam riwayat lain, amalnya tak ada maknanya. Dalam riwayat lain, terputus keberkahannya. 

Ini artinya adalah seluruh tarikan nafas manusia semestinya tarikan nafas mereka adalah nafas kecintaaan dan kedamaian tidak ada jalan sekecil apapun tentang nafas kebenciaan dan kedengkian. 

Hidup berbangsa, bernegara dan bermasyarakat tidak bisa dilepaskan dari segala rambu dan aturan yang mengikatnya, baik aturan normatif, aturan sosial, budaya bahkan aturan kebangsaan. Kesemuanya harus bermuara dalam satu titik yang disebut, KURIKULUM CINTA. Sebuah terminologi yang mencoba merajut, merawat, menjaga, memelihara, dan menjalin semua lini kehidupan manusia dalam bingkai kasih sayang, bingkai cinta kasih kepada sesama bani insani dalam strata sosial apapun mereka itu. 

Kurikulum cinta bersifat universal yang tidak hanya terbatas pada dunia pendidikan, tapi mencakup segala lini kehidupan, semisal: 

Cinta Agama, [الدين النصيحة], agama pemberi nasihat kecintaan dan kebaikan. 
Cinta Tanah Air adalah manifestasi keimanan. [حب الوطن من الايمان]
Cinta tanah air adalah wujud keberimanan. 

Cinta Lingkungan [غرس النخل، احياء الموات-، البيئة المؤدبة- فقه البيئة ]

Cinta lingkungan bukan hal yang biasa tapi bukti nyata orang yang beriman yang harus dibuktikan dengan amal shaleh yang berorientasi pada penjagaan alam, pelestarian lingkungan hidup, dan konservasi lingkungan hidup, menjadi suri tauladan bagi generasi mendatang untuk dijaga dengan penuh makna dan cinta. 

Cinta Budaya dan kebudayaan, budaya masyarakat adalah wujud ekspresi yang dihasilkan oleh ide, karya, karsa masyarakat yang menghadirkan perubahan sosial bahkan tranformasi sosial, maka muncullah istilah: 

العادة محكمة 

Tradisi baik manusia bisa ditetapkan sebagai sebuah aturan, bisa dikurikulumkan, agar relasi cinta dan budaya masyarakat menjadi identitas bahkan entitas bagi setiap insan yang berkebudayaan. 

الحكم يدور مع العلة وجودا وعدما. 

Hukum agama bisa berrubah sesuai dengan adanya siklus perubahan budaya dan sosial masyarakat. 
Ini artinya kurikulum cinta memiliki dimensi yang sangat signifikan dan multifungsi. 


Coba kita cermati untaian demi untaian nasihat cinta dan kedamaian dari Rasulullah, sahabat dan ulama yang secara normatif dapat memberikan bimbingan peta arah seputar kurikulum cinta yang dijadikan ruh spirit dalam segala tindakan dan perbuatan, terlebih dalam dunia pendidikan.

Memang banyak sekali hadis-hadis Nabi Muhammad saw yang menjelaskan secara normatif akan pentingnya cinta, kasih sayang dan menebarkan kedamaian, tapi penulis hanya membatasi dua atau lebih sedikit hadis-hadis populer yang dapat dimuat dalam tulisan ini.
Di antaranya; 

 عن الحسن عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال بدلاء أمتى لا يدخلون الجنة بكثرة ولا صيام ولكن يرحمهم الله بسلامة الصدور وسخاوة النفس والرحمة لجميع المسلمين. 

Pesan Rasulullah yang bersumber dari Sayyidina Al-Hasan, bahwa Nabi Muhammad menjelaskan bahwa Umatku yang terpilih menjadi wali abdal, mereka masuk syurga bukan karena semata banyak shalat dan puasanya, tapi karena Allah memberikan rahmat kepada mereka berupa: 

Pertama: Hati yang tenang dan lapang dada. 

Kedua: Kedermawanan jiwa, diri yang dermawan. 

Ketiga: Selalu menyebarkan cinta kasih sayang kepada semua orang yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

عن أنس رضي الله تعالى عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال والذى نفس محمد بيده لا يؤمن أحدكم حتى يحب لأخيه المسلم ما يحب لنفسه من الخير. 

Demi jiwa Muhammad di genggaman Allah swt, tidak sempurna keimanan seseorang sehingga dia mencintai saudaranya sesama muslim seperti cinta dia kepada dirinya dalam hal kebaikan. 

وروي عن رسول الله صلى الله عليه وسلم انه قال من لا يرحم الناس لا يرحمه الله تعالى 

Dari Nabi Saw, siapa yang tidak menebarkan kasih sayang kepada manusia, maka Allah tidak memberikan rahmat kasih sayangnya kepada orang itu. 

وروي عن بعض الصحابة رضي الله عنه انه قال الراحمون يرحمهم الرحمن ارحموا من فى الأرض يرحمكم من فى السمآء. 

Diriwayatkan dari sebagian sahabat Nabi Muhammad saw bahwa, orang yang menebar cinta kasih sayang adalah mereka yang diberikan cinta rahmat kasih sayang oleh Allah, oleh karenanya berkasih sayanglah, berikan kedamaianlah terhadap penduduk bumi, maka penduduk langit pasti mencintai, dan mengasihi kalian semua. 

قال صعد النعمان بن بشير المنبر فحمد الله واثنى عليه ثم قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول ينبغى للمسلمين ان يكونوا بينهم بنصيحة بعضهم بعضا وتراحمهم بينهم كمثل العضو من الجسد اذا اشتكى بعضه تداعى الجسد كله بالسهر حتى يذهب الألم من ذلك العضو 

Sayyidina an-Nukman bin Basyir naik ke atas mimbar sembari menuji Allah dan menyampaikan pesan Nabi Muhammad Saw yang dia dengar langsung, dengan ungkapan, sebaiknya bagi setiap muslim untuk berpegang teguh dengan nasihat satu dengan yang lainnya, dan saling mengasihi, menyayangi diantara mereka semua, laksana satu tubuh, jika merasa sakit satu anggota tubuh, terasa ke sekujur tubuh sampai hilang rasa sakit itu dari anggota tubuhnya. 

وروى عبد الوهاب بن محمد الفعنلانى بسمرقند باسناده عن حميد عن أنس بن مالك رضي الله تعالى قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم اربع من حق المسلم عليك ان تعين محسنهم وان تستغفر لمذنبهم وان تدعو لمدبرهم وان تحب تائبهم 

Nabi Muhammad saw menegaskan, Empat kewajiban manusia dengan manusia yang lain. Pertama: Hendaklah Anda membantu orang yang selalu berbuat kebaikan. 
Kedua: Memohonkan ampun maaf bagi orang yang berdosa. 

Ketiga: Mendoakan orang yang membelakangimu, yang tak mau tegur sapa. 

Keempat: Mencintai dan menyayangi orang yang telah insaf dari segala kesalahannya. 

عن ابى ايوب رضي الله عنه سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : للمسلم على اخيه ست خصال واجبة ان ترك منها واحدة فقد ترك حقا واجبا. اذا دعاه ان يجيبه واذا مرض ان يعوده واذا مات ان يحضره واذا لقيه ان يسلم عليه واذا استنصحه ان ينصحه واذا عطس ان يشمته 

Nabi Menegaskan ada enam hal yang mesti dilaksanakan terhadap orang lain. Jika salah satu ditinggalkan maka dia telah meninggalkan kewajiban utamanya. 

Pertama: Jika dia mengundangmu dalam sebuah acara [seperti walimah], penuhilah [jika tidak ada halangan syar'i]. 

Kedua: Jika dia sakit, jenguklah. 

Ketiga: Jika dia mati, bertakziahlah.

Keempat, jika berjumpa ucapkanlah salam kedamaian kepadanya.

Kelima: Jika dia minta nasihat, sampaikanlah nasihat itu dengan penuh hikmah. 

Keenam: Jika dia bersin, jawablah dengan doa keafiatan kepadanya.  

روي الشعبي عن عمر رضي الله تعالى عنه قال ان الله تعالى لا يرحم من لا يرحم ولا يغفر من لا يغفر ولا يتوب من لا يتوب.

Tiga hal terpenting dalam segala urusan kehidupan:

عن عمار بن ياسر رضى الله تعالى قال : ثلاث من جمعهن جمع الايمان كله الانفاق فى الافتقار والانصاف من نفسه وافشاء السلام على الخلائق.

Dari Sahabat Ammar bin Yasir RA bernasihat: 

Tiga hal siapa saja yang mampu mengumpulkan tiga hal itu maka sesungguhnya dia telah mengumpulkan keimananan semuanya secara sempurna.
Pertama: Memberi Infak sadaqah meski dalam kekurangan. 

Kedua: Kesadaran akan hakikat dirinya.

Ketiga: Menyebarkan salam kedamaian kepada semua makhluk. 

وروى عن عمر بن العزيز رضى الله عنه انه قال : احب الامور الى الله ثلاثة العفو عند المقدرة والقصد فى الحدة والرفق بعباد الله تعالى وما رفق احد بعباد الله الا رفق الله به.

Tiga aspek perkara penting dalam kehidupan manusia: Nasihat Umar bin Abd. Aziz. 

Umar bin Abd. Aziz bernasihat: Urusan yang paling dicintai oleh Allah swt ada tiga: 

Pertama: Memberi maaf saat ada
 kemampuan dan saat hati yang berat. 

Kedua: bersikap adil dalam kondisi sulit. 

Ketiga: Bersikap lemah lembut kepada sesama makhluk. 

Siapa yang bersikap ramah tamah dan penyanyang kepada semua makhluk maka Allah menemaninya,membersamainya dalam setiap keadaan.

روى هشام عن الحسن قال أوحى الله تعالى الى آدم يا آدم أربع هن جماع لك ولولدك [يعنى جماع الخير ] واحدة لى وواحدة لك وواحدة بينى وبينك وواحدة بينك وبين الناس. فاما التى لى فان تعبدنى ولا تشرك بى شيئا وأما التى لك فعملك أجزيك به حين أفقر ما تكون اليه واما التى بينى وبينك فمنك الدعاء وعلي الاجابة واما التى بينك وبين الناس فاصحبهم بالذى تحب ان يصحبوك به. والله أعلم [تنبه الغافلين ص: ١٣٩]

Diriwayatkan oleh Hisyam dari Al- Hasan berkata, Allah mewahyukan kepada Nabi Adam, Wahai Adam? EMPAT hal yang menjadi simpul keseluruhan kebaikan. 

Pertama: Satu untuk-Ku. 

Kedua: Satu untukmu.

Ketiga: Satu antara diri-Ku dan dirimu. 

Keempat: Satu diantara dirimu dan manusia-orang lain. 

Adapun satu untuk-Ku itu, Engkau menyembah-Ku dan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu apapun. 

Sedangkan satu untukmu wahai Adam, adalah amal perbuatanmu, Aku balas sesuai dengan kebutuhan hidupmu. 

Begitu juga satu antara diri-Ku dan dirimu itu berupa Doa darimu dan atas diri-Ku mengabulkan segala doamu. 

Yang terakhir, antara dirimu dan orang lain, Hendaklah engkau berteman, bersahabat, bergaul dengan rasa cinta, kasih sayang, dengan penuh kedamaian, kepada siapa saja yang anda cintai untuk dijadikan sebagai teman dan sahabat.

سامح فإنك فى النهاية فان 
واجعل شعارك كثرة الغفران 
وابسط يديك لرحمة ومودة 
حتى تنال محبة الرحمن 
ليس التباغض من شريعة احمد 
بل انه لبضاعة الشيطان 
قابيل اغضب ربه لما قسا 
واخوه كوفىء اذا عفا بجنان 
سامح أخاك وان توعر طبعه 
ان التسامح شيمة الشجعان [الشيخ فاضل أصفر ]

Bertasamuhlah [saling hargai dan hormarilah] sesungguhnya Anda di ujung akhir nanti akan sirna. Maka jadikanlah semua simbol syiarmu itu banyaknya pengampunan Allah swt. 

Bentangkan dan ulurkan tanganmu dengan penuh cinta dan kasih sayang, sehingga Anda meraih cinta kasih Allah swt. 
Saling benci dan menebar kebencian bukan syariat Nabi Muhammad.
Tetapi itu adalah warisan dan titipan syaitan. 

Qabil dibenci oleh Tuhan karena hatinya keras. Sementara saudaranya dihormati dengan syurga karena pemaaf. 

Terimalah dengan lapang dada sebagaimanapun tabaiat dan watak temanmu. Sesungguhnya menghargai, menghormati sesama itu adalah identitas para pemberani.

Demikian, sekilas hal-hal yang terkait dengan cinta kasih dalam lingkaran normatif agama Islam yang menghadirkan Rahmatan lil alamiin. 

Saya meyakini ini sangat tidak ilmiah atau kurang akademis, tapi ini sekedar bacaan populis sebagai bahan materi dakwah para dai yang bisa dikembangkan dalam ruang dan setting waktu masyarakat penerima pesan-pesan kemanusiaan, keislaman dan kebangsaan. Intinya saya menulis untuk mengharap jadi amal shaleh yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang menginginkan kedamaian dan keharmonisan. 

والله اعلم بالصواب 

Salam takziem, 
H. Fahrurrozi Dahlan.
[Direktur Pascasarjana UIN Mataram, Wakil Ketua Umum PBNW, Ketua 1 MUI NTB, Ketua Umum IKALUIN Jakarta-NTB, Ketua DPD ASKOPIS NTB, DPP ASKOPIS PUSAT]

UNW Mataram Gandeng BAPPEDA NTB Bekali Dosen Pembimbing Lapangan KKN XXXIII: Kolaborasi Menuju Desa yang Berdaya dan Tangguh

 

Kepala BAPPEDA NTB Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si dalam sesi menyampaikan materi pembekalan. 

Mataram, (Harianbumigoracom) — Pagi ini, Pukul 09.00 WITA  Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNW Mataram bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(BAPPEDA) NTB. (Senin, 28 Juli 2025) 


"Agar masyarakat merasakan langsung manfaatnya, KKN tahun ini menggandeng bersinergi dengan BAPPEDA NTB guna mengusung ikut mewujudkan visi-misi pemerintah daerah, mengentaskan kemiskinan dan mewujud NTB Makmur Mendunia. " Ungkap Alimudin, S.Pt., M. Si., Kepala LPPM UNW Mataram. 

Karenanya acara ini diselenggarakan guna memberikan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik-Kolaboratif XXXIII, yang mengusung tema besar "Kolaborasi Menuju Desa Berdaya, Wisata, Berkelanjutan, dan Tanggap Bencana." Tema ini bukan sekadar slogan, tapi mencerminkan arah baru program KKN yang tak hanya bersifat akademik, melainkan juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat., tegas Alimudin. 


Dalam sambutannya, Alimudin juga menegaskan pentingnya sinergi antara kampus, pemerintah, dan warga desa.

Melalui kesempatan tersebut, ia menitikberatkan bagaimana KKN kali ini bukan hanya soal rutinitas tahunan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong transformasi desa secara inklusif dan berkelanjutan.


“Mahasiswa bukan datang membawa solusi instan. Mereka datang untuk belajar, mendengar, dan berkolaborasi bersama bersama seluruh stake holder untuk membangun warga,” ungkap Alimudin.


Hadir pula sebagai pemateri kunci, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si., yang membagikan wawasan tentang arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam konteks pemberdayaan desa dan kesiapsiagaan bencana. Ia mendorong para pembimbing lapangan untuk menjadi penghubung antara gagasan akademik dan kebutuhan riil masyarakat.


“Kalau ingin melihat masa depan NTB, lihatlah desa hari ini. Dan di sanalah peran mahasiswa dan dosen sangat dibutuhkan,” tegasnya.


Acara pembekalan ini diikuti oleh seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan mendampingi mahasiswa KKN di berbagai wilayah sasaran. Dalam sesi dialog interaktif, kepala BAPPEDA Iswandi juga menitipkan kepada para dosen agar menekankan pada kesuksesan visi-misi pemerintah daerah sebagai upaya bersama meningkatkan taraf hidup masyarakat. 


KKN kali ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya hadir sebagai agen perubahan, tetapi juga sebagai mitra belajar masyarakat desa. Program-program yang akan dijalankan mencakup pemberdayaan ekonomi lokal, pengembangan destinasi wisata berbasis budaya, edukasi mitigasi bencana, serta penguatan kelembagaan desa.


Dengan semangat kolaboratif, UNW Mataram berharap kehadiran mahasiswa dan para dosen pembimbing mampu meninggalkan jejak kebaikan yang berkelanjutan—membangun dari desa, untuk Indonesia yang tangguh.


Tuesday

Demi Tangkal Bahaya Judi Online dan Pinjol Ilegal, JMSI NTB Kolaborasi dengan Bank NTB Syariah, PT Amman, dan Dikbud NTB Gelar Edukasi Digital

  



Mataram, Harianbumigora.com - Dalam upaya melindungi generasi muda dari bahaya judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama dengan Bank NTB Syariah, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB menyelenggarakan kegiatan edukasi digital bertema "Generasi Muda Melawan Judol dan Pinjol Ilegal", Kamis, 17 Juli 2025 di Aula Handayani Kantor Dikbud NTB.


Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital dan anti-financial crime (anti-fincrime) yang menyasar pelajar SMA/SMK dan mahasiswa di Kota Mataram dan Lombok Barat. Sekitar 80 peserta hadir dengan antusias mengikuti diskusi interaktif yang dipandu moderator Sukri Aruman.


Sejumlah narasumber dihadirkan untuk memberikan perspektif komprehensif, di antaranya:


Melisa Indri Hartanti – Perwakilan OJK NTB

M. Arief Sanjani – Bank NTB Syariah

Ipda I Putu Agus Andre, S.H. – Kanit 2 Subdit 5 Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda NTB


Para narasumber menjelaskan modus-modus baru praktik judol dan pinjol ilegal yang menyasar anak muda melalui platform digital, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya literasi keuangan dan ketahanan digital sejak dini.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, H. Abdul Aziz, menyampaikan keprihatinannya terhadap makin maraknya kasus pelajar dan mahasiswa yang terjerat praktik ekonomi digital ilegal.


"Literasi keuangan harus dimulai sejak dini. Kita harus bekali anak-anak kita agar tidak mudah tergiur dengan janji kekayaan instan dari praktik ilegal seperti judol dan pinjol,” tegasnya.


Ia menekankan bahwa pendidikan modern tidak boleh hanya menitikberatkan pada aspek akademik semata, melainkan juga harus mencakup kecakapan hidup, pengelolaan keuangan pribadi, dan kemampuan membedakan informasi kredibel di era digital.


Sementara itu, Ketua Umum JMSI Pusat, Rudi Hidayat, turut hadir dan menyampaikan pentingnya peran media siber dalam menjaga ruang digital tetap sehat dan edukatif.


"Kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen JMSI sebagai organisasi media dalam melindungi generasi muda dari bahaya jerat judol dan pinjol. Edukasi publik harus terus digencarkan dan media harus berada di garis depan,” ujarnya.


Ia menyoroti bahwa informasi di media sosial dan internet sangat cepat diserap generasi muda, sehingga media harus menjadi penyaring informasi sekaligus agen perubahan dalam gerakan literasi digital nasional.


Kegiatan ini menjadi contoh sinergi nyata antara dunia pendidikan, perbankan, kepolisian, dan media dalam mendorong lahirnya generasi muda yang melek digital dan tangguh menghadapi ancaman ekonomi digital ilegal.


“Kerja sama antara dunia pendidikan, media, dan masyarakat sipil sangat dibutuhkan dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya literasi digital dan keuangan,” pungkas Rudi.


Melalui kegiatan ini, JMSI NTB terus membuktikan komitmennya untuk menghadirkan program-program edukatif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan menjawab tantangan zaman di era digital.


Bank NTB Syaiah Salurkan Bantuan Air Bersih Kepada Masyarakat Desa Sekaroh; Wujud Kepedulian Sosial

 




Lombok Timur – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan, Bank NTB Syariah kembali menunjukkan peran sosialnya dengan menyalurkan bantuan air bersih di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.


Bantuan ini disalurkan langsung menggunakan mobil tangki air milik Bank NTB Syariah sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial kemasyarakatan.

Desa Sekaroh diketahui mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau panjang yang melanda sebagian wilayah NTB. Ratusan kepala keluarga terdampak kesulitan mengakses air untuk kebutuhan sehari-hari. Menyadari kondisi tersebut, Bank NTB Syariah hadir dengan menyalurkan ribuan liter air bersih untuk membantu kebutuhan dasar warga.


Branch Manager Bank NTB Syariah KC Selong, Siti Hudaniyah dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata dari semangat bersama yang senantiasa menjadi spirit utama Bank NTB Syariah dalam mendampingi masyarakat, terutama dalam situasi darurat.


“Kami hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap saling membantu kepada warga yang terdampak kekeringan. Semoga bantuan air bersih ini dapat meringankan beban warga Desa Sekaroh,” ujarnya.



Masyarakat Desa Sekaroh menyambut antusias bantuan ini dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Bank NTB Syariah. Kegiatan ini juga melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.


Melalui program-program sosial seperti ini, Bank NTB Syariah terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Monday

Gubernur NTB di HUT ke‑17 Lombok Utara: Bangun Daerah dengan Cara yang Benar!

 

Namun Ahyar, Bupati Lombok Utara Foto: Istimewa/iNews NTB) 


Lombok Utara (Harianbunigora.com) –Suasana haru dan harapan menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun ke‑17 Kabupaten Lombok Utara pada Senin (21/7/2025). Dalam momen penting ini, Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, hadir dan menyampaikan seruan tajam tentang pentingnya membenahi tata kelola pemerintahan.


Dalam laporan iNews NTB, Gubernur mengajak semua pihak untuk mengevaluasi perjalanan daerah dan mulai menata ulang sistem birokrasi agar lebih terbuka dan bertanggung jawab.


 “Kalau ingin maju, kita harus membangun daerah ini dengan cara yang benar,” kutip Okezone.com dari sambutan Gubernur.


Tak hanya itu, suasana penuh refleksi juga terlihat dari penyampaian Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melanjutkan hal-hal baik dan memperbaiki yang masih tertinggal. Hal ini dilaporkan RRI Mataram, yang turut mencatat kehadiran Wakil Bupati Kusmalahadi dalam upacara tersebut.


Sementara itu, Sindonews NTB menyoroti ajakan Gubernur agar pemerintah kabupaten membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat. “Pemerintahan yang inklusif adalah kunci keberlanjutan,” ungkapnya, seperti dimuat dalam media tersebut.


Aceh dan Kalteng Lepas Kontingen FORNAS 2025, Bawa Semangat Budaya dan Kebugaran ke NTB



(Foto: humas.acehprov.go.id) 


NTB – Menjelang gelaran Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 di Nusa Tenggara Barat, sejumlah provinsi mulai memberangkatkan kontingen terbaik mereka. Dari Banda Aceh hingga Palangka Raya, semangat budaya, sportivitas, dan kebersamaan menjadi pesan utama yang diusung.


Dari Aceh, seperti dilaporkan oleh Humas Pemerintah Aceh (21/07/2025), Plt Sekretaris Daerah M. Nasir secara resmi melepas kontingen Provinsi Aceh dalam sebuah seremoni yang digelar di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh. Dalam sambutan tertulis Gubernur H. Muzakir Manaf yang dibacakannya, disebutkan bahwa FORNAS bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga sarana mempererat jalinan sosial antarwarga bangsa.


“Malam ini kita melepas para patriot olahraga rekreasi. Mereka putra-putri terbaik yang akan membawa nama Aceh ke panggung nasional,” kata Nasir, mengutip pernyataan Gubernur.


Dalam laporan yang sama, Nasir juga menekankan pentingnya sportivitas dan disiplin selama mengikuti kegiatan di NTB. Ia berharap para peserta membawa pulang kesan baik dan semangat persaudaraan. “Dengan semangat ‘Aceh Bugar, Aceh Sehat, Aceh Hebat’, kontingen ini akan menorehkan kesan kuat, bukan hanya di arena lomba, tetapi juga di hati sesama anak bangsa dari berbagai penjuru Indonesia,” lanjutnya.


Di tempat lain, MMCKalteng (21/07/2025) melaporkan bahwa Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, juga secara resmi melepas kontingen KORMI Kalteng untuk mengikuti FORNAS VIII. Acara tersebut berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Wali Kota Palangka Raya.


Pelepasan Kontingen KORMI Provinsi Kalteng untuk mengikuti FORNAS VIII NTB Tahun 2025 (Foto: ASP/RIZ/mmc/kalteng.go.id) 



Dalam sambutannya, Edy mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama membangun olahraga masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pelestarian kearifan lokal. “Dengan terbentuknya 104 Induk Organisasi Olahraga (Inorga), ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk memilih dan memilah cabang olahraga yang sesuai dengan karakteristik daerah,” ujarnya, seperti dikutip MMCKalteng.


Ketua Kontingen KORMI, Rio Wardana, juga menyampaikan bahwa FORNAS menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing para penggiat olahraga tradisional. Masih dari laporan MMCKalteng, Rio mengatakan, “Ajang ini juga bertujuan untuk memperkenalkan seni dan budaya daerah sebagai daya tarik wisata olahraga tradisional dan kreasi budaya.”


Dari barat ke tengah Indonesia, kontingen-kontingen ini membawa misi yang sama: menjadikan olahraga sebagai penghubung budaya dan semangat kebersamaan. Dan NTB bersiap menjadi tuan rumah pertemuan besar penuh energi dan cerita dari seluruh penjuru negeri.

Sunday

Festival Lakey 2025 Raih Rekor MURI, Gubernur NTB Apresiasi Semangat Kolaborasi Warga

 



Dompu, Harianbumigora.com — Festival Lakey 2025 mencetak sejarah baru dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan prestisius ini disampaikan dalam malam puncak Festival Lakey yang digelar di Pantai Lakey, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (19/7/2025).


Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, hadir langsung dalam perayaan tersebut dan memberikan apresiasi terhadap keberhasilan festival tahunan ini. Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih melalui kerja sama berbagai pihak.


“Selamat kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati atas penyelenggaraan Festival Lakey, selamat juga atas penghargaan rekor MURI dari Festival Lakey 2025 ini,” ujar Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal.

 

Gubernur menilai keberhasilan meraih rekor MURI bukan hanya soal jumlah atau kemeriahan, tetapi menjadi simbol kuat dari semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat Dompu. Meskipun menjadi kehadiran perdananya sebagai gubernur dalam festival ini, Miq Iqbal menyebut momentum tersebut sebagai istimewa.


“Tadi saya sudah diskusi dengan Bapak Bupati Dompu, intinya penyelenggaraan Festival Lakey tahun ini sudah baik, tapi tahun depan kita akan buat lebih baik,” lanjutnya, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mendukung pengembangan sektor pariwisata lokal.

 

Di akhir sambutannya, Gubernur NTB mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan inovasi sebagai kunci membangun Dompu dan NTB secara berkelanjutan.


“Mari kita terus bersama-sama, bahu membahu membangun Kabupaten Dompu yang lebih maju dan menjadikan NTB semakin makmur dan mendunia,” pungkasnya.

 

Festival Lakey 2025 menjadi sorotan nasional tidak hanya karena meriah, tetapi juga karena berhasil menunjukkan potensi lokal NTB yang mampu menembus panggung rekor nasional. 



Redaksi: Harian Bumi Gora
Editor: [Zamroni]
Sumber: Dinas Kominfotik NTB / ntbprov.go.id (20/7/2025) 

Masyarakat NTB Antusias Sambut FORNAS VIII 2025

 



Mataram, Harianbumiora.com – Antusiasme masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) menyambut gelaran Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 terlihat begitu tinggi. Hal ini tampak dalam kegiatan Gebyar Sosialisasi FORNAS VIII yang digelar oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB saat car free day di Jalan Udayana, Mataram, Minggu (20/7/2025).


Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi acara. Kegiatan ini menjadi ajang pengenalan sekaligus penyampaian informasi seputar FORNAS VIII yang akan diselenggarakan mulai 26 Juli hingga 1 Agustus 2025.


"Kalah menang semua senang!" seru Kepala Dinas Kominfotik NTB Yusron Hadi saat membuka acara sosialisasi yang disambut riuh tepuk tangan pengunjung car free day.

 

Yusron menjelaskan bahwa FORNAS VIII 2025 akan menjadi pesta olahraga masyarakat terbesar di Indonesia, dengan melibatkan sekitar 18 ribu peserta dari seluruh provinsi bahkan dari mancanegara. Puluhan venue pertandingan telah disiapkan di empat kabupaten/kota, dengan Kota Mataram menjadi lokasi dengan jumlah venue terbanyak.


Salah seorang warga, Susy Rosdiana dari Terong Tawah, menyampaikan kebanggaannya karena NTB kembali dipercaya sebagai tuan rumah ajang berskala nasional.


"Tidak sabar melihat kemeriahan FORNAS. Semoga para peserta dan seluruh pengunjung yang datang jadi bisa mengenal NTB lebih baik," ungkapnya.

 

Sementara itu, warga Penan, Mataram, Agus Salim, juga menyambut FORNAS VIII dengan penuh harap. Ia menaruh optimisme besar kepada tim-tim yang akan mewakili NTB dalam berbagai cabang olahraga.


"Semoga kita bisa banyak merebut juara," harapnya.

 

Acara Gebyar FORNAS VIII 2025 berlangsung semarak. Selain penyampaian informasi, masyarakat juga disuguhi hiburan tari tradisional oleh siswi SMA, bazar UMKM lokal, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembagian hadiah menarik untuk pengunjung yang mengikuti kegiatan interaktif.


Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye sosialisasi berkelanjutan yang dilakukan oleh Pemprov NTB untuk menyukseskan penyelenggaraan FORNAS VIII 2025 sebagai ajang olahraga sekaligus promosi daerah.




Redaksi: Harian Bumi Gora
Editor: [Zamroni]
Sumber: Dinas Kominfotik NTB / nov



Kemenpar dan Pemprov Bali Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Pengembangan Pariwisata



Denpasar, Harianbumigora.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam menghadapi berbagai tantangan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Hal tersebut ditegaskan dalam pertemuan resmi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Kertha Saba, Denpasar, Jumat (18/7/2025).


Dalam pertemuan tersebut, Menpar menyampaikan bahwa Bali merupakan destinasi strategis dalam peta pariwisata Indonesia, yang mampu menjadi penggerak ekonomi daerah melalui peningkatan signifikan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara setiap tahunnya.


"Bali menjadi contoh nyata bagaimana pariwisata menopang ekonomi daerah. Oleh karena itu, kami menaruh perhatian khusus pada Bali," ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

 

Menpar menyoroti sejumlah tantangan utama yang perlu ditangani bersama, di antaranya maraknya akomodasi ilegal seperti vila tanpa izin, pembangunan yang tidak merata, serta perubahan fungsi lahan produktif. Ia menegaskan pentingnya penataan sektor ini agar sejalan dengan prinsip keadilan, keberlanjutan, dan tata ruang yang tertib.


"Kami mengapresiasi inisiatif Pemprov Bali dalam menata akomodasi ilegal serta melakukan verifikasi terhadap akomodasi resmi agar tetap akurat dan terkini," ujar Menpar.

 

Permasalahan lain seperti kemacetan, pengelolaan sampah, dan pengembangan wilayah wisata Bali Utara dan Bali Barat juga menjadi perhatian dalam sinergi kebijakan antarinstansi. Termasuk tantangan perilaku wisatawan asing yang tidak sesuai dengan norma lokal.


Untuk itu, Kemenpar akan memperkuat edukasi wisatawan melalui kerja sama dengan KBRI serta kanal-kanal digital, termasuk imbauan perilaku atau Dos and Don'ts selama berada di Bali.


Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar, Rizki Handayani, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi lintas kementerian/lembaga untuk mengatasi persoalan akomodasi tanpa izin. Ia juga memastikan data dan pengawasan terus diperbarui secara aktif oleh dinas terkait.


Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Ni Made Ayu Marthini menyebutkan bahwa Kemenpar telah menyiapkan Calendar of Promotion Wonderful Indonesia 2026 yang akan disinergikan dengan program promosi Pemprov Bali.


"Kami juga telah berbicara dengan sejumlah maskapai dan akan bekerja sama dengan Kemenhub untuk menayangkan informasi perilaku wisatawan yang sesuai di setiap penerbangan menuju Bali," ujar Made.

 

Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik langkah Kementerian Pariwisata dalam merespons berbagai isu strategis di wilayahnya. Ia menilai pertemuan tersebut sangat penting untuk membentuk pariwisata Bali yang berkualitas dan berkelanjutan.


"Apa yang disampaikan Ibu Menteri sangat tepat dan dibutuhkan Bali. Kami siap menindaklanjuti bersama," ujar Koster.

 

Usai pertemuan bersama Pemprov Bali, Menpar Widiyanti melanjutkan agenda kunjungan dengan bertemu para pelaku industri pariwisata di kawasan Canggu, Bali. Di sana, Menpar berdialog dan menyerap aspirasi dari para pelaku industri terkait strategi pengembangan wisata berkualitas di tengah perubahan tren wisatawan global.


Turut mendampingi Menpar dalam kunjungan kerja ini, Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto.


Redaksi: Harian Bumi Gora
Editor: [Zamroni]
Sumber: Siaran Pers Kementerian Pariwisata RI – 18 Juli 2025

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara, Menko Polkam: Keselamatan Pendaki adalah Prioritas

 




Mataram, HarianBumiGora.com – Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) secara resmi menutup sementara seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Keputusan ini diumumkan oleh Menko Polkam Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, menyusul rentetan insiden kecelakaan yang menimpa pendaki dalam beberapa pekan terakhir.


Penutupan disampaikan langsung oleh Menko Polkam usai rapat koordinasi bersama Basarnas, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), TNI, Polri, Pemerintah Provinsi NTB, Dinas Pariwisata, dan pemangku kepentingan lainnya di Jakarta, Jumat (18/7/2025).


“Sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk melindungi keselamatan pendaki dan memastikan standar keamanan yang lebih baik, kami sepakat bahwa jalur pendakian Gunung Rinjani ditutup sementara secara total hingga pemberitahuan lebih lanjut,” ujar Menko Budi Gunawan.


Selama masa penutupan, pemerintah akan melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) pendakian dan prosedur evakuasi darurat, termasuk pembenahan fasilitas keselamatan dan sarana darurat di sepanjang jalur pendakian.


Sebelum jalur pendakian dibuka kembali, akan dilakukan verifikasi kelayakan oleh Basarnas, TNI, Polri, serta Tim Mountaineering Indonesia. Pembukaan jalur hanya akan dilakukan jika seluruh pihak menyatakan jalur aman dan layak digunakan.


Menko Polkam juga mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk mematuhi keputusan ini demi keselamatan bersama. Ia turut mengapresiasi kinerja lintas instansi dalam meningkatkan tata kelola dan mitigasi risiko di kawasan Rinjani.


“Keselamatan jiwa pendaki adalah prioritas. Jalur hanya dibuka kembali jika seluruh standar keamanan telah terpenuhi melalui koordinasi lintas instansi,” tegas Budi Gunawan.


Penutupan ini merespons dua insiden kecelakaan yang menimpa pendaki asing. Pada Rabu (16/7), seorang pendaki asal Swiss, Benedikt Emmenegger, terjatuh saat menuruni jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak. Sehari kemudian, Kamis (17/7), pendaki asal Belanda, Sarah Tamar Van Hulten, juga mengalami kecelakaan di lokasi yang sama. Kedua pendaki berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.


Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Balai Taman Nasional Gunung Rinjani atau Posko Basarnas setempat.



---


Redaksi: Harian Bumi Gora

Editor: [Zamroni]

Sumber: Kemenko Polkam RI – Siaran Pers No. 209/SP/HM.01.02/POLKAM/7/2025